Presiden: Pupuk Penting dalam Swasembada Pangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberikan sambuatan pada acara peresmian Konvensi Nasional Humas Indonesia (KNH) 2015 di Istana Negara 18 November 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Presiden Joko Widodo memberikan sambuatan pada acara peresmian Konvensi Nasional Humas Indonesia (KNH) 2015 di Istana Negara 18 November 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo menyebut pupuk sangat penting dalam meningkatkan swasembada pangan nasional.

    "Saya menyambut baik proyek pembangunan Pabrik 5 dan Pabrik Asam Fosfat di Gresik. Mempunyai manfaat dalam ketahanan pangan," kata Presiden saat meresmikan Pabrik 5 PT Pupuk Kalimantan Timur dan Pabrik Asam Fosfat II - PT Petrokimia Gresik di Bontang, Kalimantan Timur, Kamis, 19 November 2015.

    Presiden menyatakan kebutuhan pupuk di masa mendatang akan meningkat.

    "Dunia ke depan pangan sangat strategis sekali. Oleh sebab itu strategi negara, selain untuk penuhi ketahanan pangan sendiri, kita juga bisa ekspor ke luar. Makanya harus didukung suplai pupuk yang cukup," kata Presiden.

    Jokowi berharap BUMN terus berinvestasi untuk mendorong ketahanan dan swasembada pangan.

    "Kalau memang untuk investasi dari internal perusahaan tak punya kekuatan, saya kira tak masalah untuk join dengan perusahaan baik dalam negeri atau pun dari luar. Saya berikan keleluasaan untuk bisa kerjasama tapi harus ada kalkulasinya," kata Jokowi.

    Kebutuhan pupuk tahun lalu mencapai 6,7 juta ton dan akan terus meningkat karena luas lahan pertanian bertambah, khususnya wilayah Indonesia tengah dan timur sehingga perlu tambahan pasokan pupuk yang cukup.

    Pabrik 5 PT Pupuk Kaltim dibangun di lahan seluas 8,4 hektar dengan kapasitas produksi 825 ribu ton amoniak per tahun dan 1,155 juta ton urea per tahun dengan investasi 576 juta dolar AS, sedangkan proyek Revamping Asam Fosfat berkapasitas produksi 200 ribu per tahun.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.