Dukung Swasembada Beras, PT Buyung Poetra Buka Pabrik Baru  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja mengeluarkan beras dari karung di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, 10 November 2015. Pemerintah memastikan beras impor asal Vietnam belum masuk ke Indonesia. TEMPO/Tony Hartawan

    Pekerja mengeluarkan beras dari karung di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, 10 November 2015. Pemerintah memastikan beras impor asal Vietnam belum masuk ke Indonesia. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.COJakarta - Produsen dan distributor beras PT Buyung Poetra Sembada akan membuka pabrik baru untuk meningkatkan produksi beras. "Rencananya kami akan membuka di Sulawesi Selatan atau Jawa Tengah karena di sana banyak sentra beras," kata Direktur Buyung Poetra Sembada, Budiman Susilo, di Jakarta, Rabu, 18 November 2015.

    Menurut Budiman, pabrik tersebut nantinya berkapasitas 160 ton per hari. Namun ia belum bisa menyebutkan nilai investasi untuk membangun pabrik tersebut. "Investasi pabrik bergantung pada tanah," ujarnya.

    Dana yang akan digunakan untuk membangun pabrik tersebut berasal dari hasil penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) yang akan didaftarkan di Bursa Efek pada 16 Desember mendatang.

    Saat ini, belanja modal perusahaan mencapai Rp 40 miliar. Budiman mengatakan, untuk meningkatkan swasembada, perseroan akan memaksimalkan belanja modal hingga lima tahun ke depan untuk mengoperasikan lahan seluas 5000 hektare.

    Budiman berujar, penjualan beras terbanyak ada di Jabodetabek. Pelemahan ekonomi saat ini tidak berdampak terhadap penjualan. "Sebab, beras merupakan kebutuhan pokok yang selalu dicari," tuturnya. Per 30 Juni 2015, perseroan mencatat penjualan sebesar Rp 399,1 miliar.

    Berdasarkan survei AC Nielsen per kuartal pertama 2015, beras yang diproduksi Buyung Poetra memiliki pangsa sebesar 35 persen di pasar retail modern, naik 27 persen dari tahun sebelumnya.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.