Bebas Visa Kunjungan, ASITA Tingkatkan Layanan Wisata

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan menikmati pemandangan dari atas tebing Pantai Kubu, Jimbaran, Bali, 27 Oktober 2015. Pantai Kubu buka dari jam 09.00 pagi hingga 19.00 malam. Mundri Winanto

    Wisatawan menikmati pemandangan dari atas tebing Pantai Kubu, Jimbaran, Bali, 27 Oktober 2015. Pantai Kubu buka dari jam 09.00 pagi hingga 19.00 malam. Mundri Winanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Association of the Indonesian Tours and Travel (Asita) Asnawi Bahar mengatakan pihaknya akan melakukan peningkatan pelayanan bagi para wisatawan yang berkunjung ke Indonesia dalam menyambut pemberlakuan bebas visa bagi 94 negara.

    "Peningkatan pelayanan tersebut dilakukan karena adanya pemberlakuan bebas visa bagi 94 negara sehingga dapat menjadi pendorong meningkatnya kunjungan wisatawan," katanya di Padang, Rabu (11 November 2015).

    Ia mengatakan, peningkatan kualitas pelayanan yang dilakukan berupa meningkatkan kualitas paket perjalanan untuk wisatawan agar mereka puas dan nyaman dalam memilih paket perjalanan.

    "Peningkatan kualitas tersebut mencakup pengoptimalan berbagai komponen yang ada, seperti kepariwisataan yang mencakup perhotelan, restoran, transportasi, objek wisata, atraksi, pemandu wisata dan banyak lagi," jelasnya.

    Ia mengungkapkan, akan dilakukan pula peningkatan manajemen sumber daya manusia (SDM) agar dapat memberikan pelayanan yang ramah dan baik kepada para wisatawan.

    "Selain itu, koordinasi dengan pemangku kepentingan juga akan dimaksimalkan agar bersinergi dalam meningkatkan kualitas dan daya saing paket wisata dan SDM tersebut," lanjutnya.

    Ia mengharapkan, semua upaya yang dilakukan tersebut dapat memberikan kepuasan dari berbagai segi komponen bagi para turis yang berkunjung.

    Sementara itu, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Barat, Maulana Yusran, siap menghadapi penerapan kebijakan bebas visa yang berpeluang meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke provinsi itu.

    "Kami menyambut baik kebijakan bebas visa yang diberlakukan mulai Juli 2015 karena selain akan meningkatkan kunjungan wisatwan juga berpengaruh pada tingkat hunian hotel," katanya.

    Menurutnya, tingkat hunian hotel akan meningkat dengan kebijakan bebas visa dengan diikuti oleh pengembangan objek wisata di Sumbar.

    "Pemerintah daerah diharapkan dapat mengembangkan objek wisata yang ada untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung dan kebersihan lokasi wisata," ujarnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.