Adian Napitupulu Akui Cekcok dengan Pramugari Citilink

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adian Yunus Yusak Napitupulu, politikus sekaligus aktivis 98, di Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) di kawasan Menteng, Jakarta, 23 Juni 2014.TEMPO/Nurdiansah

    Adian Yunus Yusak Napitupulu, politikus sekaligus aktivis 98, di Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) di kawasan Menteng, Jakarta, 23 Juni 2014.TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta -  Adian Napitupulu, politikus PDIP di DPR mengakui terjadi insiden cekcok antara dirinya dengan seorang pramugari di dalam pesawat Citilink, Rabu 11 November 2015. Di atas pesawat yang membawanya dari Bangka Belitung ke Jakarta itulah, Adian merasa diperlakukan tak nyaman.

    "Persoalan tersebut terjadi gara- gara pramugari yang dinilai tidak ramah dalam melayani penumpang," kata Adian Napitupulu saat dihubungi Tempo, Rabu 11 November 2015 malam. Kabar Adian cekcok dengan pramugari itu beredar dari sejumlah grup WhatsApp.

    Kejadian itu bermula, saat pesawat yang membawanya pulang ke Jakarta dari kunjungan kerja ke Bangka Belitung itu, hendak mendarat. Salah satu pramugara memintanya untuk mematikan gadget yang ia gunakan. Adian menjelaskan, meski smart phone masih menyala namun fungsi selularnya dalam keadaan air plane mode. "Kemudian pramugara itu pergi, tidak sampai 1 menit satu orang pramugari dan satu orang pramugara datang dan kembali meminta agar smart phone saya dimatikan," kata Adian.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.