Mimpi Gubernur Syahrul, Makassar Bandar Niaga Asia-Pasifik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TNI angkatan Laut menyambut kedatangan Kapal laut penjaga pantai India, Indian Coast Guard Ship (ICGS) Samrat saat tiba di pelabuhan peti kemas, Makassar, Sulawesi Selatan, 21 Oktober 2015. TEMPO/Iqbal lubis

    TNI angkatan Laut menyambut kedatangan Kapal laut penjaga pantai India, Indian Coast Guard Ship (ICGS) Samrat saat tiba di pelabuhan peti kemas, Makassar, Sulawesi Selatan, 21 Oktober 2015. TEMPO/Iqbal lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo berharap ke depan Kota Makassar mampu menjadi kota perdagangan terkemuka di Asia-Pasifik pada momentum ulang tahun Kota Makassar ke-408. "Kita akan memperluas Bandar Udara Sultan Hasanuddin hingga tiga kali lipat, dan membangun Makassar New Port," kata Syahrul di Makassar, Senin, 9 November 2015.

    Semua ini, Syahrul melanjutkan, untuk meningkatkan kapasitas Makassar agar dapat menjadi kota perdagangan. "Dan menjadi hub (penghubung) bukan hanya untuk Indonesia tetapi Asia-Pasifik," kata Syahrul dalam sambutannya pada peringatan HUT Kota Makassar ke-408 yang dipusatkan di Lapangan Karebosi, Makassar.

    Sejak abad ke-16, Makassar telah menunjukkan peran sebagai kota pelabuhan yang penting dalam perdagangan dunia. Pada masa itu Makassar telah masuk dalam jaringan perdagangan sutera yang menghubungkan antara Asia dan Eropa. 

    "Awal abad ke-16 Makassar sudah mampu menjadi bandar niaga di Asia-Pasifik. Di masa mendatang, kita akan mewujudkan Makassar yang lebih baik dari apa yang sudah kita capai di masa lalu," ujarnya.

    Lebih lanjut, Gubernur mengatakan meski berkembang pesat sebagai kota modern, Kota Makassar harus tetap mampu menjaga warisan budaya Sulawesi Selatan.

    Untuk itu, Gubernur mengingatkan agar Pemerintah Kota Makassar mampu mendorong upaya melestarikan warisan budaya tersebut melalui kebijakan yang diambil.

    "Siapa yang jaga bahasa Makassar, bahasa Bugis, Toraja, Mandar. Siapa yang jaga baju bodo (baju tradisional Sulawesi Selatan), kalau bukan pemerintah daerah, karena inilah salah satu manfaat adanya otonomi," papar Gubernur.

    Gubernur juga berpesan agar aparat pemerintah daerah dapat terus melayani kepentingan masyarakatnya. "Seorang pimpinan diikuti karena ia bekerja untuk kepentingan rakyatnya. Hadirkan manajemen perencanaan yang baik dan bangun komunikasi dan koordinasi yang baik," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.