Hotel di Sulawesi Selatan Diminta Bantu Pasarkan Pruduk UMKM

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • UMKM kerajinan gelas kaca untuk suvenir. TEMPO/Prima Mulia

    UMKM kerajinan gelas kaca untuk suvenir. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Makassar - Ketua Asosiasi Usahawan Mikro, Kecil dan Menengah Sulawesi Selatan Ilham Alim Bahri meminta seluruh hotel, terutama hotel berbintang, membantu pemasaran produk yang dihasilkan para pelaku UMKM.

    Menurut Ilham, dari sekitar 700 ribu pelaku UMKM di Sulawesi Selatan dihasilkan lebih dari 100 jenis produk. Di antaranya beragam cinderamata, aneka makanan ringan dan kue kering, tas, dompet. Namun, kendala yang dihadapi, selain ketatnya persaiangan, juga sulit memperluas pasar. “Pelaku UMKM butuh kerjasama dengan sektor usaha lain, termasuk hotel,” katanya kepada Tempo, Selasa, 3 November 2015.

    Ilham menjelaskan, kerjasama pemasaran dengan hotel sangat penting karena hotel menjadi tempat menginap para wisatawan manca negara maupun wisatawan nusantara. Kepada mereka perlu lebih didekatkan dengan produk UMKM. “Di setiap hotel kami butuh stand mini ukuran 3 X 4 meter sebagai tempat memajang produk UMKM,” ujarnya.

    Dari sisi permodalan, kata Ilham, para pelaku UMKM tidak lagi mengalami kesulitan memnadapatkan pinjaman dari bank. Pemerintah kian menggencarkan program kredit usaha rakyat (KUR). Namun, masih butuh kerjasama dengan pihak lain untuk memperluas pasar.

    Kepala Bagian Program Dinas Koperasi, UMKM Sulawesi Selatan Zainuddin mengatakan perluasan pasar produk UMKM merupakan upaya yang terus dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Upaya lainnya adalah peningkatan kwalitas produk UMKM.

    Zainuddin sepakat meminta peran serta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan membantu pemasaran produk UMKM, termasuk menyediakan ruang khusus sebagai tempat memajang dan memasarkan berbagai produk UMKM. "Pemasaran produk UMKM bisa dikemas dalam bentuk kerjasama yang saling menguntungkan," ucapnya.

    Ketua PHRI Sulawesi Selatan Anggiat Sinaga mengatakan 385 hotel di Sulawesi Selatan, baik hotel berbintang dan maupun non-bintang siap mendukung pengembangan UMKM, termasuk memasarkan beragam produk mereka. Sekitar 90 hotel ada di Makassar.

    Anggiat akan meminta seluruh hotel menyiapkan stand khusus untuk memajang dan memasarkan berbagai produk UMKM. Namun, dibutuhkan waktu. "Untuk memajang produk UMKM dibutuhkan stand khusus di dalam hotel," tuturnya.

    INDRA OY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.