Tentara Masuk Desa Bantu Warga Angkut Air

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/ Budi Purwanto

    TEMPO/ Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Personel TNI yang terlibat dalam Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-95 di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan membantu warga mengangkut air.

    Penanggung jawab TMMD ke-95 Kapten Infantri Kurmanto di Martapura, Rabu (14 Oktober 2015) mengatakan, seluruh personel diturunkan membantu warga yang kesulitan air bersih.

    "Selain mengerjakan kegiatan fisik terkait TMMD, personel juga turun membantu mengangkut air bersih dari sungai ke rumah-rumah warga yang jaraknya cukup jauh," ujarnya.

    Ia mengatakan, program TMMD ke-95 dipusatkan pada tiga desa yakni Desa Lubang Baru, Desa Lok Tunggul dan Desa Sukaramai yang masuk wilayah Kecamatan Pengaron.

    Dijelaskan, ribuan jiwa warga tiga desa itu kesulitan air bersih karena Sungai Maniapun yang membelah desa kekeringan akibat kemarau sejak dua bulan terakhir.

    "Setiap hari, warga mengambil air di badan Sungai Maniapun yang mulai mengering dan personel TNI turut peduli dengan membantu masyarakat mengambilkan air," ungkapnya.

    Menurut Perwira Seksi Teritorial Komando Distrik Militer 1006/MTP itu, kepedulian TNI salah satu upaya meningkatkan kemanunggalan TNI kepada masyarakat.

    "Seluruh personel TNI berasal dari dan untuk rakyat sehingga kehadiran kami ditengah-tengah masyarakat sepenuhnya membantu mereka," ujar perwira menengah itu.

    Disebutkan, personel yang terlibat sebanyak 120 orang meliputi personel Kodim 1006/Martapura, Zipur 8/MLW dan personel Batalion Infantri 625/BWU termasuk personel Polres Banjar.

    "Kegiatan fisik yang dilaksanakan seperti pembukaan jalan baru dengan panjang 10 kilometer, pembuatan toilet, perbaikan tempat ibadah dan pembangunan pos ronda," ungkapnya.

    Kepala Desa Pengaron Muhammad Yajidi mengatakan, masyarakat merasa sangat terbantu dengan kehadiran TNI yang melaksanakan program TMMD di desa setempat.

    "Warga desa sangat terbantu karena personel TNI hadir ditengah-tengah mereka melaksanakan program fisik termasuk membantu mengambil air di sungai," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?