Jadi Komisaris Utama ADHI, Fadjroel Rahman Mengaku Terkejut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    TEMPO/Wahyu Setiawan

    TEMPO/Wahyu Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta -Aktivis politik Fadjroel Rachman mengaku terkejut dirinya ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk, salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara. “Terima kasih, terima kasih, didoakan dan didukung ya,” kata dia saat dihubungi Tempo, Selasa, 22 September 2015.

    Fadjroel mengaku, dirinya ditunjuk oleh seseorang dari BUMN untuk memimpin perusahaan konstruksi nasional tersebut pada Senin, 21 September 2015. Sehari setelahnya, ia kemudian dilantik menjadi komisaris utama. Sayangnya, ia enggan membeberkan siapa yang mengajukan namanya sebagai Komisaris Utama di PT Adhi Karya.

    Fadjroel juga bergeming saat ditanya apa jabatan ini buah dari sepak terjangnya sebagai tim sukses pemenangan Jokowi-JK pada Pemilihan Presiden 2014 lalu. “Saya tidak bisa menilai itu, silahkan tanya ke orangnya saja,” ujar dia.

    Pria kelahiran 51 tahun silam itu juga hanya tertawa saat ditanya apakah ada unsur-unsur kepentingan politik di balik jabatan barunya ini. Dia hanya menjawab semoga nantinya bisa menjalankan amanat yang diberikan kepadanya.

    Menurut dia, jabatan yang diamanatkan harus diemban sebaik-baiknya. Dia juga berharap mendapat dukungan agar bisa menjalankan sebagai pimpinan komisaris utama. Dia juga mengaku masih belajar untuk bisa memimpin perusahaan konstruksi tersebut.

    “Semoga kemampuan akademis saya berguna,” tutur Fadjroel. Karena itu dalam waktu dekat ia berkosentrasi untuk belajar lebih banyak tentang Adhi Karya.

    Sebelumnya, Fadjroel Rachman ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Adhi Karya sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Berikut jajaran komisaris dan direksi baru Adhi Karya.

    Dewan Komisaris:
    Muhammad Fadjroel Rachman (Komisaris Utama)
    Bobby A.A. Nazief (Komisaris)
    Wicipto Setiadi (Komisaris)
    Rildo Ananda Anwar (Komisaris)
    Muchlis Rantoni Luddin (Komisaris Independen)
    Hironimus Hilapok (Komisaris Independen)

    Direksi :
    Kiswodarmawan (Direktur Utama)         
    Haris Gunawan (Direktur)
    BEP. Adji Satmoko (Direktur)
    Djoko Prabowo (Direktur)
    Budi Saddewa Soediro (Direktur)
    Pundjung Setya Brata (Direktur)

    AVIT HIDAYAT

    Baca juga: 
    Terbongkar Rahasia Mengapa Messi Sering Gagal Eksekusi Penalti
    Habis Disebut Tolol oleh Menteri, Gayus Dikepung 40 CCTV dan…


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    DKI Tutup Sementara PTM 100 Persen di Sekolah yang Terpapar Covid-19

    Pemprov DKI Jakarta menutup sejumlah sekolah yang menggelar PTM 100 persen karena terpapar Covid-19. Namun sejumlah sekolah sudah kembali berkegiatan.