Kabut Asap, Konsulat Malaysia Evakuasi Warganya dari Riau

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana langit yang berkabut menyelimuti kapal tanker yang berlabuh di Port Klang, di pinggiran Kuala Lumpur, Malaysia, 13 September 2015. Kabut asap telah membuat kondisi udara di Malaysia dan Singapura menjadi berbahaya untuk kesehatan. AP/Joshua Paul

    Suasana langit yang berkabut menyelimuti kapal tanker yang berlabuh di Port Klang, di pinggiran Kuala Lumpur, Malaysia, 13 September 2015. Kabut asap telah membuat kondisi udara di Malaysia dan Singapura menjadi berbahaya untuk kesehatan. AP/Joshua Paul

    TEMPO.CO, Jakarta - Konsulat Malaysia Pekanbaru mulai mengevakuasi puluhan warga Malaysia dari Provinsi Riau akibat bahaya kabut asap yang terjadi beberapa pekan terakhir.

    Seorang staf Konsulat Malaysia Antoni mengatakan dalam daftar terdapat 120 warga, terdiri dari 86 pelajar dan sisanya isteri dan anak yang akan dipulangkan pada Jumat (18 September 2015).

    "Ini sebagai antisipasi karena Indeks Standar Pencemar Udara Sudah lewati ambang batas berbahaya. Penjemputan dengan pesawat militer dari Bandara Subang, Malaysia, " katanya.

    Dari jumlah tersebut ada sekitar 10 orang pengajar.  Seluruh warga yang terdaftar kini dikumpulkan di Konsulat Malaysia Pekanbaru. Mereka didata ulang kemudian akan menuju pesawat di Bandara Pekanbaru dengan tiga bus yang disediakan.

    Salah seorang warga yang dipulangkan, Ahmad Akifahmi, mengatakan kebanyakan warga yang dipulangkan adalah pelajar.

    "Kami dapat perintah dari Kerajaan Malaysia untuk pulang karena jerebu (asap) Pekanbaru sangat berbahaya, " kata Ahmad yang setahun terakhir menjadi santri di Pondok Pesantren Al Baidha, Pekanbaru.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?