Kampung Inggris Jadi Destinasi Wisata Unggulan Kediri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas peserta kursus Bahasa Inggris di salah satu lembaga pendidikan di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Sejumlah lembaga pendidikan di kampung Inggris ini meluncurkan program belajar kilat selama dua pekan. TEMPO/Hari Tri Wasono

    Aktivitas peserta kursus Bahasa Inggris di salah satu lembaga pendidikan di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Sejumlah lembaga pendidikan di kampung Inggris ini meluncurkan program belajar kilat selama dua pekan. TEMPO/Hari Tri Wasono

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur menjadikan kawasan "Kampung Inggris" Kecamatan Pare sebagai salah satu tujuan wisata unggulan bagi wisatawan nusantara yang akan berkunjung ke wilayah tersebut selain wisata kuliner yang sedang gencar dipromosikan.

    "Pariwisata Kabupaten Kediri tidak kalah menarik untuk dikunjungi karena kami memiliki sejumlah produk unggulan, baik wisata alam, wisata kuliner dan wisata pendidikan, di antaranya "English Village" alias Kampung Inggris, kata Ketua Tim Pertimbangan Percepatan Pembangunan Kabupaten Kediri Eko Ediono di sela kegiatan "Direct Promotion" Produk Pariwisata Jawa Timur di Jakarta, Jumat (18 September 2015).

    Kampung Inggris memiliki 102 lembaga kursus dan setiap tahunnya dikunjungi tidak kurang dari 50 ribu wisatawan baik untuk mengikuti kursus Bahasa Inggris atau hanya untuk sekadar berkunjung mengikuti wisata singkat di kawasan itu.

    "Wisatawan atau peserta kursus yang belajar di Kampung Inggris tidak hanya dari kawasan Jawa Timur saja tetapi juga propinsi-propinsi lain termasuk dari Kalimantan, " ujarnya.

    Ia mengatakan pariwisata Jawa Timur, khususnya Kabupaten Kediri saat ini gencar melakukan program direct promotion (promosi langsung) yang didesain seperti pasar dengan konsep mempertemukan secara langsung antara pelaku pariwisata dan pengguna pariwisata, seperti kalangan hotel dan perusahaan agen wisata sehingga dimungkinkan terjadinya transaksi langsung dari kedua belah pihak.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur Jarianto mengatakan terdapat 767 obyek wisata di Jawa Timur baik alam, religi, buatan juga seni budaya.

    "Ini perlu disosialisasikan secara luas dan dipromosikan ke seluruh nusantara. Apalagi Kediri punya obyek-obyek khusus yang sangat menarik," kata Jarianto.

    Ia mengatakan pariwisata Propinsi Jawa Timur tidak mampu menyaingi pariwisata Bali misalnya dalam meraih wisatawan terutama wisatawan mancanegara.

    "Tetapi Propinsi Jawa Timur menduduki peringatan nomor satu untuk keberhasilan mendatangkan wisatawan dalam negeri. Setiap tahun lokasi wisata di kabupaten/kota di Jatim dikunjungi lebih dari 45 ribu wisatawan domestik," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.