Rupiah Melemah, DPR: Harga Sembako Harus Diturunkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menerima paket sembako di Rindam. Dalam kesempatan tersebut Pangdam Mengajak warga agar menjaga kebersihan sungai Ciliwung. Jakarta, 12 Juli 2015. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    Warga menerima paket sembako di Rindam. Dalam kesempatan tersebut Pangdam Mengajak warga agar menjaga kebersihan sungai Ciliwung. Jakarta, 12 Juli 2015. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah diminta untuk menjaga harga sembilan kebutuhan bahan pokok saat nilai tukar rupiah melemah dan mencapai Rp14.500 per dolar Amerika Serikat.

    “Yang penting, pemerintah harus jaga sembilan bahan pokok. Murahkan dulu sembako. Sebab kalau tidak dimurahkan, berbahaya,” kata anggota DPR, Melchias Mekeng, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis, 17 September 2015.

    Selain itu, pemerintah harus merealisasikan APBN 2015 sehingga serapan APBN 2015 ini bisa memenuhi dan menyejahterakan rakyat.

    “Uang APBN harus digelontorin sebanyak-banyaknya. Sekarang ini serba salah, mau ini diangkut, dipenjara. Serapan anggaran harus kuat,” katanya.

    Bila pemerintah tak segera melakukan tindakan untuk mencegah atau mengantisipasi melemahnya rupiah ini, maka daya beli masyarakat rendah.

    “Perusahaan-perusahaan yang punya produksi yang ada unsur impor, sementara tak bisa naikkan harga, ya terjadi PHK. Pasti daya beli turun,” kata Mekeng.

    Sementara itu, DPR akan melakukan fungsi pengawasan yang lebih ketat. “Kami akan buka sisi utang, belanjanya. Yang gak perlu-perlu dipotong saja,” demikian Mekeng.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.