Kunjungan Wisman ke Karimun Naik, Pemkab Genjot Wiskul

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi berlibur di pantai. Sxc.hu

    Ilustrasi berlibur di pantai. Sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta - Kunjungan wisatawan mancanegara di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri semester pertama 2015 naik dibanding periode sama 2014, kata Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Karimun Syuryaminsyah.

    "Meski tidak signifikan, tapi peningkatan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat," kata dia di Tanjung Balai Karimun, Kamis (17 September 2015). Syuryaminsyah mengatakan, jumlah wisatawan yang datang pada pweriode Januari-Juni 2015 sebanyak 58.790 orang, naik sekitar 1,05 persen dibanding periodes yang sama 2014.

    Ia mengatakan, sebagian besar wisman yang berkunjung merupakan warga negara Malaysia dan Singapura yang menghabiskan masa liburan pada akhir pekan. "Mereka datang secara berkelompok, ada juga yang perorangan. Selain itu mereka berkunjung untuk bersilaturrahmi dengan saudara mereka yang tinggal di Karimun," kata dia.

    Wisman dari dua negara itu, kata dia lagi, banyak yang memiliki hubungan kekeluargaan dengan warga Karimun yang memang berbatasan langsung dengan dua negara jiran tersebut. Dia berharap kunjungan wisman terus meningkat sampai akhir tahun di tengah keterbatasan pemerintah daerah akibat defisit anggaran dalam APBD. Sejumlah program berkelanjutan, menurut dia, terus dilakukan untuk menggenjot kunjungan wisatawan, di antaranya dengan mengembangkan potensi makanan khas daerah sebagai objek wisata kuliner unggulan.

    Pengembangan wisata kuliner dilakukan dengan membina pelaku usaha agar kuliner yang ditawarkan membuat wisman ketagihan untuk kembali berkunjung menikmati makanan khas Melayu yang memang sesuai dengan selera mereka. Selain ke Pulau Karimun Besar, para wisman juga mengunjungi beberapa pulau, seperti kunjungan rombongan wisman ke Pulau Parit beberapa waktu lalu, dan mereka menggelar kegiatan sosial di tengah-tengah masyarakat setempat. Selain wisata kuliner, ia mengatakan pengembangan sejumlah objek wisata seperti mata air panas di Desa Tanjunghutan Kecamatan Buru, Pantai Pelawan di Meral Barat, Pantai Pongkar dan Air Terjun Pongkar di Tebing.

    "Objek wisata di Pulau Kundur, Moro dan pulau-pulau lain juga kerap dikunjung wisatawan asing, tidak hanya dari Malaysia dan Singapura, tetapi turis dari negara lain juga mulai berdatangan," katanya.

    Ia mengatakan kegiatan promosi terus dilakukan sesuai dengan kalender kepariwisataan yang telah disusun sebagai kegiatan rutin tahunan. Ia berharap semua pihak terkait mendukung pengembangan sektor pariwisata, termasuk pelaku usaha perhotelan dengan memberikan pelayanan yang baik kepada tamu yang menginap. "Kemudian pelayanan di pelabuhan juga harus ditingkatkan, berikan pelayanan prima sehingga mereka tidak bosan-bosannya datang ke Karimun," tuturnya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.