Kerjasama Infrastruktur BBM Adaro dan Shell Berakhir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Subekti

    TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Adaro Energy Tbk., kelompok bisnis pertambangan yang dikendalikan oleh Garibaldi Thohir, mengakhiri kerja sama dengan PT Shell Indonesia terkait pasokan dan pengelolaan infrastruktur bahan bakar minyak.

    Melalui keterangan resmi yang dikutip dari Bursa Efek Indonesia pada Rabu (16 September 2015), Adaro Energy melalui anak usahanya PT Adaro Indonesia dan PT Indonesia Bulk Terminal telah mengakhiri kerja sama dengan perusahaan minyak itu yang berlaku efektif pada 1 November 2015.

    “Terkait dengan adanya kesepakatan pengakhiran kerja sama, pada 1 November 2015 PT Shell Indonesia akan mengalihkan kepada PT Indonesia Bulk Terminal seluruh kepemilikan dan penguasaan atas fasilitas infrastruktur bahan bakar minyak milik Shell Indonesia,” penjelasan resmi Sekretaris Perusahaan Adaro Energy, Mahardika Putranto.

    Fasilitas infrastruktur bahan bakar minyak tersebut terletak di Pelabuhan Mekar Putih.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?