Ketika Rizal Ramli Mulai Puasa Ngepret  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rizal Ramli, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Rizal Ramli, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli sedang irit bicara. Rizal irit ngomong perihal berbagai pernyataannya soal storage pertamina hingga Pelindo II.  "Saya hanya mau bicara yang sesuai tema," ujar Rizal Ramli saat menghadiri acara International Maritime Security Symposium di Hotel Borobudur pada Rabu, 16 September 2015.

    Rizal rupanya enggan berkomentar soal apapun di luar tema laut dan maritim. Namun, beberapa pewarta televisi, cetak, maupun online tetap menanyakan hal di luar tema acara. Rizal pun tetap menolak untuk berbicara. "Sudah ya. Cukup," ujar Rizal sambil berjalan mengarah ke mobilnya yang diparkir di lobi.

    Tak berhenti di situ, semua wartawan tetap mengikuti Rizal yang melangkah dengan cepat. Sambil berlari-lari kecil, pewarta masih melemparkan pertanyaan soal kilang pertamina yang dinilai tidak efisien, maupun kasus Pelindo II yang sempat membuat ruangan RJ Lino digeledah. "Saya tidak mau komentar," ujar Rizal.

    Ketika sudah sampai di depan mobil, Rizal pun menghentikan langkahnya dan menghadap kepada wartawan. Para wartawan pun ikut berhenti dan bersiap mendengarkan pernyataan Rizal. Alih-alih memberikan keterangan, Rizal malah berkata hal yang bukan menjadi jawaban dari semua pertanyaan yang dilontarkan.

    Rizal Ramli malah menyindir para wartawan yang terus-menerus mengejarnya. Rizal  pun berkata "Kalian ini perempuan-perempuan. Tapi kalian ini ternyata agresif juga," ujar Rizal sambil tertawa. Pewarta pun tak bisa mendapatkan konfirmasi dari Menteri yang menyebut punya jurus Rajawali "ngepret" ini. Rizal pun masuk ke dalam mobil dan melaju meninggalkan tempat.

    Rizal Ramli sendiri hari ini hadir sebagai pembicara dalam acara  International Maritime Security Symposium (IMSS) kedua yang bertempat di Hotel Borobudur, Jakarta. Dalam pidatonya dia menyampaikan pentingnya keamanan maritim dalam menciptakan kedaulatan bangsa dan mengembangkan ekonomi.

    IMSS tahun diikuti oleh delegasi yang dipimpin  Perwira Tinggi Angkatan Laut dari  42 negara. Acara ini dihadiri oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut B Pandjaitan serta Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

    DEVY ERNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.