Harga Minyak Turun, Ekspor Migas Indonesia Naik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kilang minyak Pertamina Cilacap. TEMPO/Aris Andrianto

    Kilang minyak Pertamina Cilacap. TEMPO/Aris Andrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin, mengumumkan ada peningkatan ekspor migas pada Agustus 2015 yang disebabkan oleh meningkatnya ekspor minyak mentah sebesar 45,01 persen menjadi 620,5 juta dolar AS.

    Dari jumlah itu, kata dia, ekspor minyak naik sebanyak 12,69 persen menjadi 141,8 juta dolar AS sedangkan ekspor gas turun sebanyak 11,45 persen. “Jadi meski ekspor minyak naik, tapi masih ada penurunan dari ekspor gas,” kata Suryamin di kantornya, Selasa, 15 September 2015.

    Volume ekspor migas Agustus 2015 terhadap Juli 2015 untuk minyak mentah naik 42 persen dan hasil minyak naik 27,58 persen. Namun, harga minyak mentah Indonesia di pasar dunia turun dari 51,82 dolar AS per barel pada Juli 2015 menjadi 42,81 dolar AS per barel pada Agustus 2015.

    Secara keseluruhan, nilai ekspor Indonesia pada Agustus 2015 mencapai 12,70 milyar dolar AS. Nilai ini meningkat sebanyak 10,79 persen dibandingkan dengan bulan Juli 2015. Namun jika dibandingkan dengan bulan Agustus 2014, nilai ekspor turun sebanyak 5,99 persen.

    Peningkatan ekspor Agustus 2015 disebabkan oleh meningkatnya ekspor migas 7,67 persen dari 1,42 milyar dolar AS menjadi 1,53 milyar dolar AS. Demikian juga dengan ekspor nonmigas naik 11,23 persen, yaitu dari 10,044 milyar dolar AS menjadi 11,172 milyar dolar AS.

    MAYA AYU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.