Lima Sektor Industri Indonesia Menarik Minat Investor Cina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah alat besar beroperasi membangun MGM Cotai casino resort, tempat judi ini berinvestasi sebesar 26 juta dollar untuk menambah jumlah kamar dan meja judi. Macau, Tiongkok, 10 Mei 2015. Lam Yik Fei/Getty Images

    Sebuah alat besar beroperasi membangun MGM Cotai casino resort, tempat judi ini berinvestasi sebesar 26 juta dollar untuk menambah jumlah kamar dan meja judi. Macau, Tiongkok, 10 Mei 2015. Lam Yik Fei/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Cina akan berinvestasi di lima sektor industri di Indonesia, yakni refinery, smelter, aluminium plant, aspal plant dan titanium dioksida, ditambah satu investasi dibidang PLTU.

    "Untuk tahap pertama nilainya 3 miliar dolar AS selama tiga tahun. Itupun terbagi beberapa bagian dari sub tahap," kata mitra lokal Direktur Utama PT Putra Samudra Perkasa Junius Hutabarat di Jakarta, Senin, 14 September 2015.

    Untuk tahap awal tersebut, lanjut Junius, akan dibangun oil refinery dan PLTU di Pulau Tanjung Sauk, Kepulauan Riau, di atas lahan seluas 300 hektar.

    Menurut dia, apabila seluruh investasi sudah direalisasikan, maka produk yang dihasilkan akan memenuhi pasar global dan juga dalam negeri.

    "Kami akan melihat kebutuhan dalam negeri juga. Tapi ini orientasinya untuk global," kata Junius.

    Junius menambahkan, rencananya, peletakan batu pertama akan dilakukan pada tahun ini, setelah proses perizinan selesai dilakukan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.