Pelindo III Kembangkan Kawasan Boom Marina untuk Dermaga  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warna jingga yang menghiasi dermaga Tinabo saat matahari terbenam kawasan Taman Nasional Taka Bonerate, Kepulauan Selayar, Sulsel, 5 September 2015. TEMPO/Iqbal lubis

    Warna jingga yang menghiasi dermaga Tinabo saat matahari terbenam kawasan Taman Nasional Taka Bonerate, Kepulauan Selayar, Sulsel, 5 September 2015. TEMPO/Iqbal lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) mulai mengembangkan kawasan Boom Marina Banyuwangi terpadu yang merupakan dermaga dengan segala fasilitas pendukung untuk yacht (kapal layar ringan).

    Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surjanto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin, 14 September 2015, mengatakan pengembangan kawasan terintegrasi tersebut diawali dengan peluncuran sebagai pertanda awal dari pembangunan Boom Marina di Banyuwangi.

    Peluncuran tersebut dihadiri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, perwakilan Kementerian Pariwisata, serta sejumlah pelaku bisnis pelayaran domestik dan internasional di Pantai Boom, Banyuwangi, Jawa Timur.

    Djarwo mengatakan pengembangan marina di Pantai Boom Banyuwangi tersebut akan terintegrasi dengan Pelabuhan Benoa di Bali dan Labuhan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT).

    "Seperti janji saya kepada Bapak Bupati Banyuwangi, kami sampaikan bahwa kegiatan peluncuran sebagai pertanda awal dari pembangunan Boom Marina di Banyuwangi," katanya.  Nantinya, ujar dia, bahkan akan dihubungkan ke lokasi lain yang potensial, seperti Karimunjawa, Lombok, dan Tenau Kupang.

    "Pengembangan infrastruktur wisata bahari yang terintegrasi akan mengoptimalkan potensi rute pelayaran di Indonesia. Tidak hanya keuntungan bagi pengelola, tapi juga memantik pengembangan kawasan dan kreativitas warga, sehingga memiliki economic value untuk peningkatan perekonomian masyarakat sekitar," katanya.

    Apalagi, Djarwo menambahkan, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sedang gencar mempromosikan banyak destinasi wisata menarik, seperti "Blue Fire" di Kawah Ijen, "Kite Surfing" di Pulau Tabuhan, menantangnya ombak Pantai Plengkung, kearifan budaya Osing, indahnya alam Alas Purwo, dan aneka destinasi lainnya.

    Kawasan Boom Marina Banyuwangi akan dibangun di area seluas 44,2 hektare, dengan konsep berbasis kearifan lokal dan ramah lingkungan. Kompleks marina modern yang dibangun akan dilengkapi berbagai fasilitas, seperti zona marina, zona residensial, dan zona rekreasi.

    "Boom Marina Banyuwangi diharapkan menjadi bagian dari jaringan marina dunia sekaligus untuk mempromosikan wisata bahari Indonesia di dunia internasional," ujarnya.

    Tahun ini, kata Djarwo, Pelindo III telah menyelenggarakan "Fremantle to Indonesia Yacht Race dan Rally", yang berlayar dari Australia dan berakhir atau finis di Pelabuhan Benoa, Bali.

    "Boom Marina Banyuwangi direncanakan dapat beroperasi para pertengahan 2017 dan menjadi tuan rumah bagi ajang yang sama serta berbagai agenda marina internasional lainnya," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?