Rupiah 16.000, Perbankan Masih Aman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Panca Syurkani

    TEMPO/Panca Syurkani

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil uji stress test yang dilakukan PT Bank Mayapada Internasional Tbk bersama Otoritas Jasa Keuangan menyatakan perbankan masih aman meski kurs rupiah jatuh ke level 16 ribu per dolar AS. “Di level itu hasilnya masih baik,” kata Haryono,  Direktur Utama Bank Mayapada saat ditemui di Mayapada Centre, Kamis, 10 September 2015.

    Ketika ditanya lebih lanjut pada level berapa Bank Mayapada bisa bertahan, Haryono tidak mau menjawab. “Masih banyak spekulasi di luar, saya tidak mau mengatakan yang jelek-jelek,” katanya.

    Haryono mengatakan sebelum ada paket kebijakan yang diumumkan kemarin, pemerintah sebenarnya sudah melakukan usaha-usaha untuk mendalami masalah finansial. “Salah satunya adalah Otoritas Jasa Keuangan yang membuka tabungan untuk valuta asing,” Haryono mengungkapkan.

    Menurutnya, pemicu masalah ekonomi yang tak kunjung membaik adalah pemerintah yang terlambat mengucurkan anggaran negara. “Maret, April, Mei itu baru mulai cair ketika paket kebijakan diketok,” ujarnya.

    Jika anggaran bisa keluar dalam waktu dekat, dan paket regulasi sudah dijalankan, ia optimistis rupiah akan mampu menguat. “Saya yakin dolar AS di akhir tahun di bawah 14 ribu,” kata Haryono.

    MAYA AYU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.