Tol Soreang-Pasir Koja Dibangun: Bisa Atasi Lemahnya Ekonomi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat melintas di ruas jalan bebas hambatan (tol) Pejagan-Pemalang, Banjar Anyar, Jawa Tengah, 26 Juli 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat melintas di ruas jalan bebas hambatan (tol) Pejagan-Pemalang, Banjar Anyar, Jawa Tengah, 26 Juli 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembangunan jalan Tol Soreang-Pasir Koja (Soroja) sepanjang 8,15 kilometer di Kabupaten Bandung, Jawa Barat dimulai Kamis (10 September 2015) dan ditargetkan selesai pada Agustus 2016.

    "Tol ini bisa menjadi pemicu pergerakan ekonomi di tengah perlambatan saat ini sekaligus untuk mendukung PON XVI di Jabar September tahun depan," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono sesaat sebelum groundbreaking (peletakan batu pertama) tol itu di Kabupaten Bandung, Kamis, 10 September 2015.

    Basuki mengatakan, jalan tol Soreang-Pasir Koja akan menghubungkan Kota Bandung dan Kabupaten Bandung serta terkoneksi dengan jalan tol Padalarang-Cileunyi.

    "Potensi-potensi yang ada di Kabupaten Bandung, terutama potensi di sektor pariwisata dapat dimaksimalkan sehingga Kabupaten Bandung dapat menjadi primadona baru pariwisata di Jawa Barat," kata Basuki.

    Ia menyebut, jalan tol dengan nilai investasi sebesar Rp1,51 triliun tersebut diharapkan akan merangsang pelaku usaha untuk berinvestasi, sebagaimana yang terjadi pasca pembangunan jalan tol Cikopo-Palimanan.

    Gubernur Jawa Barat A. Heryawan pada kesempatan yang sama optimistis Tol Soroja bisa selesai pada Agustus 2016 karena sudah ada kesanggupan dari para kontraktor proyek ini.

    "Ini jawaban yang ditunggu untuk menyukseskan PON XVI yang pembukaan dan penutupannya akan dilakukan di Stadion Sijalak Harupat, Kabupaten Bandung," kata Heryawan.

    Dirut PT Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ), Bagus Medi selaku Badan Usaha Jalan Tol untuk Tol Soroja, juga optimistis sebelum September 2016, tol tersebut sudah selesai karena sisa lahan yang belum bebas hanya 10 persen dari 112,5 ha.

    "Dengan dukungan pihak terkait, kami optimistis," kata Bagus Medi.

    Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Soreang-Pasir Koja ditandatangani pada 4 September 2015.

    PT CMLJ memiliki hak konsesi atas tol itu selama 45 tahun dengan pemegang saham adalah PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) Tbk, PT Wijaya Karya Tbk dan PT Jasa Sarana (BUMD Jabar).

    ANTARA

    Artikel Menarik:
    Kisah Mistik Hantu Cerutu di Istana Presiden RI
    Perangkap Seks Intelijen Itu Bernama Cindy


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.