Jasa Ekspedisi Ini Rambah Industri Jasa Kurir Ritel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyiapkan paket motor yang akan dikirim ke sejumlah daerah di tempat jasa ekspedisi kawasan Senen, Jakarta, 30 Juni 2015. Pengelola biro jasa mengaku order jasa pengiriman barang terutama sepeda motor menjelang lebaran tahun ini diperkirakan mengalami penurunan. Tempo/Tony Hartawan

    Pekerja menyiapkan paket motor yang akan dikirim ke sejumlah daerah di tempat jasa ekspedisi kawasan Senen, Jakarta, 30 Juni 2015. Pengelola biro jasa mengaku order jasa pengiriman barang terutama sepeda motor menjelang lebaran tahun ini diperkirakan mengalami penurunan. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan jasa ekspedisi pengiriman barang, PT Globalindo Dua Satu Express (21Express), berencana merambah industri jasa kurir ritel seiring dengan pertumbuhan pasar e-commerce yang semakin meningkat.

    "Badan riset independen ICD memprediksi pasar e-commerce di Indonesia tumbuh 42 persen sejak 2012-2015, angka yang lebih tinggi dari negara-negara tetangga," kata. Managing Director 21Express, Fany Wyadi, di Jakarta, Rabu (9 September 2015).

    Untuk itu, lanjutnya, perusahaan akan memperkenalkan sejumlah inovasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar saat ini, antara lain membuat pijakan yang memungkinkan kontak langsung antara pelanggan, perusahaan dan kurir yang mengantar dan membangun jaringan sampai pelosok.

    Guna mendukung ekspansi ke bisnis ritel itu, lanjutnya, 21Ekspress menggandeng Indonesia e-Commerce Association (IDeA) dan menggalang kerja sama dengan beberapa jaringan toko dalam jaringan di Indonesia.

    Sementara itu, CEO 21Express, Tjia Anastasia atau Vivi, mengatakan perusahaannya merupakan jasa pengiriman pertama yang menjadi mitra perusahaan distributor alat komunikasi.

    "Bisa dibilang, kami pelopor di balik suksesnya penjualan dan distribusi ponsel di Indonesia," ujar Vivi.

    Vivi menambahkan, perusahaan yang selama ini melayani jasa pengiriman perusahaan-perusahaan tersebut telah memiliki 50 cabang dan agen di Indonesia, serta siap menambah 10-20 persen armadanya dari sekitar 200 armada yang ada.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.