Pameran Dagang Migas Digelar di Jakarta Mulai Hari Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fasilitas stasiun produksi yang berada di PT Pertamina EP Field Subang, Jawa Barat, (26/03). Subang Field memiliki 21 sumur yang memproduksi  rata-rata 1.484 BOPD untuk minyak dan 255,612 MMSCFD untuk gas. Tempo/Amston Probel

    Fasilitas stasiun produksi yang berada di PT Pertamina EP Field Subang, Jawa Barat, (26/03). Subang Field memiliki 21 sumur yang memproduksi rata-rata 1.484 BOPD untuk minyak dan 255,612 MMSCFD untuk gas. Tempo/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia menggelar pameran dagang Oil & Gas Indonesia 2015 bersamaan dengan Minning Indonesia 2015 dan Construction Indonesia 2015 di Jakarta International Expo, Kemayoran, mulai hari ini, Rabu, 9 September 2015.

    Acara yang diadakan untuk kali kesepuluh dan berlangsung hingga 12 September mendatang tersebut dihadiri perusahaan minyak, gas, pertambangan, dan konstruksi yang berasal dari 30 negara, antara lain Cina, Jerman, Korea, Singapura, Amerika Serikat, Australia, dan Italia.

    Project Director PT Pamerindo Indonesia Maysia Stephanie mengatakan gelaran tahun ini lebih dimaksudkan untuk menetapkan standar bagi pemenuhan kebutuhan sumber daya mineral di Indonesia.

    "Menghadapi tantangan dan kondisi pasar yang terjadi saat ini, kami terus mengajak perusahaan yang benar-benar memiliki komitmen dalam membangun kerja sama jangka panjang di industri oil dan gas guna berfokus pada kemampuan bertahan di industri ini," ucapnya, Rabu, 9 September 2015.

    Dia berharap, dengan berbagai ragam produk yang dihadirkan selama pameran, akan terjadi kesepakatan dan kolaborasi kerja sama pada masa yang akan datang.

    "Dengan hadirnya beragam produk serta solusi dalam pameran ini, kami mengedepankan adanya keterlibatan para stakeholders dalam membangun masa depan industri oil dan gas pada masa mendatang" tuturnya.

    Adapun perusahaan yang berpartisipasi dalam acara ini antara lain AT Oceanic, Alfa Valve, Columbus Mckinnon, Elliot Ebara, Greatwall Drilling, IKM Subsea, Indokarya Mandiri, Jie Hui Innovative Engineering, Oshkosh JLG, Paradise Perkasa, RG Petro, Rukun Sejahtera Teknik, Schulz, Shandong Kerui, dan Unggul Prakasa Prisma Hisakindo.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?