Jumlah Rekening Valas dan Rupiah Sama-sama Anjlok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

    TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyebutkan jumlah rekening simpanan dalam valuta asing ataupun rupiah sama-sama turun. Hal ini diungkapkan LPS melalui siaran persnya, Selasa, 8 September 2015, tentang data pertumbuhan simpanan per Juli 2015. Total per Juni 2015, bank umum peserta penjaminan berjumlah 118 bank. Adapun sebanyak 106 bank merupakan bank umum konvensional dan 12 sisanya merupakan bank umum syariah.

    Jumlah rekening simpanan dalam rupiah turun 2,77 persen atau menyusut dari 170.812.616 rekening pada akhir Juni 2015 menjadi 166.074.670 pada akhir Juli 2015. Sementara itu, simpanan dalam valas juga turun sebesar 0,36 persen dari sebelumnya 1.092.992 pada akhir Juni 2015 menjadi 1.089.103 rekening pada akhir Juli 2015.

    Namun, jika dibandingkan dengan nominal simpanan, terjadi peningkatan simpanan nominal dalam rupiah sebesar 0,2 persen. Pertumbuhan nominal simpanan rupiah secara month to month bergerak dari Rp 3.634.732 miliar pada Juni 2015 menjadi Rp 3.641.895 miliar (Juli 2015). Sedangkan nominal simpanan valas turun 0,45 persen, dari sebelumnya Rp 776.954 miliar pada Juni 2015 menjadi Rp 773.472 miliar pada Juli 2015.

    Berdasarkan jenis simpanan, deposit on call tumbuh paling tinggi dibanding giro, tabungan, deposito, dan sertifikat deposito. Pertumbuhannya mencapai 5,81 persen secara month to month, yaitu meningkat dari 3.564 rekening pada Juni 2015 menjadi 3.771 rekening pada Juli 2015.

    Simpanan yang memiliki nilai sampai Rp 2 miliar mengalami penurunan jumlah rekening sebesar 2,76 persen, dari 171.688.846 rekening pada Juni 2015 menjadi 166.947.324 rekening pada Juli 2015. Kondisi ini senada dengan simpanan yang memiliki nilai di atas Rp 2 miliar, yang juga turun sebesar 0,14 persen dari sebelumnya 216.762 rekening pada Juni 2015 menjadi 216.449 rekening pada Juli 2015.

    Sebagai rinciannya, per akhir Juli 2015, jumlah nominal simpanan dengan nilai mencapai Rp 2 miliar meningkat 2,06 persen menjadi Rp 1.919.271 miliar. Sedangkan jumlah nominal simpanan di atas Rp 2 miliar turun 1,38 persen menjadi Rp 2.496.096 miliar pada akhir Juli 2015.

    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.