1.000 Truk Sampah Diperlukan Untuk Angkut Sampah DKi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah truk sampah yang baru saat peresmian peremajaan kendaraaan angkutan sampah yang digelar Dinas Kebersihan DKI Jakarta di Lapangan Parkir Pacuan Kuda Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (11/12). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Sejumlah truk sampah yang baru saat peresmian peremajaan kendaraaan angkutan sampah yang digelar Dinas Kebersihan DKI Jakarta di Lapangan Parkir Pacuan Kuda Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (11/12). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas kebersihan DKI Jakarta membutuhkan 1.000 truk sampah untuk mengangkut sampah di seluruh wilayah Jakarta yang jumlahnya mencapai 6.700 ton per hari.

    "Kita sudah melakukan hitung-hitung. Idealnya, kita harus punya 1.000 unit truk sampah supaya seluruh sampah di Jakarta bisa terangkut setiap hari. Saat ini, kita baru punya 450 truk sampah," kata Wakil Kepala Dinas Kebersihan DKI Ali Maulana Hakim di Jakarta, Selasa (8 September 2015).

    Menurut dia, pada akhir tahun ini akan datang sebanyak 352 truk sampah baru dengan berbagai ukuran yang dikhususkan untuk melayani pengangkutan sampah di pemukiman warga. Sedangkan, sisanya sebanyak 198 unit truk sampah akan dibeli melalui APBD Perubahan 2015.

    "Sebenarnya, kami ingin membeli truk sampah lagi sebanyak 600 unit. Namun, perusahaan produsen truk sampah menyatakan tidak sanggup menyediakan truk sampah sebanyak itu dalam waktu hitungan bulan saja," ujar Ali.

    Oleh karena itu, dia mengharapkan pengadaan sebanyak 198 truk sampah baru dalam APBD Perubahan DKI 2015 itu dapat segera direalisasikan, sehingga pada akhir tahun ini, Jakarta sudah memiliki 1.000 unit truk sampah.

    "Nantinya, truk-truk sampah itu akan dibagi-bagikan ke suku dinas (sudin) kebersihan di lima wilayah DKI Jakarta. Keberadaan truk sampah baru itu akan menggantikan truk-truk sampah yang sudah tidak layak dioperasikan," tutur Ali.

    Dia mengungkapkan, penambahan ratusan truk sampah baru tersebut dilakukan berdasarkan instruksi dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk tidak lagi melakukan penyewaan truk sampah mulai tahun depan.

    Dia menambahkan ,setiap truk sampah nantinya juga akan dipasang alat Global Positioning System (GPS) untuk mengetahui lokasi para sopir truk saat bekerja.

     Dengan begitu, para sopir bisa terpantau bekerja sesuai dengan jalur dan bertanggung jawab apabila ada truk sampah yang hilang.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.