Temui Wantimpres, Jokowi Minta Saran Soal Ekonomi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bertemu anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Merdeka, Jakarta, 28 Januari 2015. Pertemuan tersebut membicarakan mengenai kasus Komjen Polisi Budi Gunawan dan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Tempo/Aditia Noviansyah

    Presiden Joko Widodo bertemu anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Merdeka, Jakarta, 28 Januari 2015. Pertemuan tersebut membicarakan mengenai kasus Komjen Polisi Budi Gunawan dan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo siang ini melakukan pertemuan dengan seluruh anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, Wantimpres memberikan saran kepada Presiden terkait dengan masalah ekonomi.

    “Banyak hal yang disampaikan Wantimpres, terkait dengan ekonomi, menyampaikan beberapa saran yang sangat bermanfaat bagi pemerintah,” kata Pratikno, di Kompleks Istana, Senin, 7 September 2015.

    Pratikno menambahkan, Wantimpres memberikan masukan dalam bidang ekonomi secara menyeluruh baik secara makro maupun mikro. “Terutama terkait bagaimana pemerintah memanfaatkan kemampuan yang ada terutama kebijakan fiskal.”

    Selain itu, kata Pratikno, Wantimpres juga memberikan masukan mengenai paket kebijakan yang akan diluncurkan pemerintah pada Rabu mendatang. Wantimpres melengkapi draf paket kebijakan yang sudah dibuat oleh pemerintah. Pembahasan juga terkait dengan usulan mengenai pentingnya meningkatkan pendapatan pajak dan di saat yang bersamaan memberi insentif untuk menarik investasi.

    “Jadi itu untuk menjaga daya beli masyarakat, konsumsi sebagai salah satu benteng terakhir untuk menjaga pertumbuhan ekonomi,” katanya.

    Pratikno mengatakan sebelum diluncurkan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam waktu dekat akan melaporkan draf akhir paket kebijakan ekonomi. Sebelumnya, Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki mengatakan pemerintah akan meluncurkan paket pada Rabu mendatang.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?