Jokowi Tinjau Pembangunan Tol Palembang-Indralaya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (tengah) dan Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti (kiri) meninjau lokasi kebakaran lahan di Desa Pulo Keronggan, Ogan Komering Ilir, Sumsel, 6 September 2015. ANTARA FOTO

    Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (tengah) dan Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti (kiri) meninjau lokasi kebakaran lahan di Desa Pulo Keronggan, Ogan Komering Ilir, Sumsel, 6 September 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan jalan tol Trans Sumatera ruas Palembang-Indralaya, di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. "Progresnya luar biasa, sudah 8,5 kilometer yang selesai mengingat dulunya ini bekas rawa, pengerjaannya sangat rumit, bahkan harus melakukan penimbunan tanah setebal tiga meter," ujar Jokowi, Minggu, 6 September 2015. Diperkirakan ruas jalan tol sepanjang 22 kilometer tersebut akan selesai akhir 2017 atau awal 2018.

    Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga mengapresiasi progres pembangunan jalan tol tersebut yang dinilai sangat cepat mengingat groundbreaking proyek jalan tol tersebut dilaksanakan pada 30 April 2015. "Prosesnya sangat cepat sekali untuk konstruksi yang startnya sebulan setelah groundbreaking karena ada persiapan yang harus dilakukan," ujar Presiden Jokowi.

    Saat meninjau pembangunan jalan tol tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Selain meninjau pembangunan tol Trans Sumatera Presiden juga meninjau penanganan kebakaran hutan di Palembang.

    Sesuai rencana, Presiden akan mengunjungi Dusun Sungai Geronggang di Kecamatan Pedamaran dan Desa Sungai Batang Air di Kecamatan Pangkalan Legam, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Dalam kesempatan tersebut Presiden Jokowi didampingi Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Badrodin Haiti, Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Syamsul Maarif, dan Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bambang Hendroyono.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Obat Sakit Perut Alami

    Berikut bahan alami yang kamu perlukan untuk membuat obat sakit perut alami di rumah.