Akhirnya, di Prancis Ada Gerai Bank Syariah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan pria dan wanita bersama anjingnya menikmati hari musim semi yang cerah dan hangat dengan latar belakang menara Eiffel, di Parc de Saint-Cloud, Perancis, 13 April 2015. REUTERS/Christian Hartmann

    Pasangan pria dan wanita bersama anjingnya menikmati hari musim semi yang cerah dan hangat dengan latar belakang menara Eiffel, di Parc de Saint-Cloud, Perancis, 13 April 2015. REUTERS/Christian Hartmann

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan penyedia layanan keuangan syariah NoorAssur membuka layanan perbankan syariah di Chelle, Seine-et-Marne (Paris). Ini adalah gerai bank syariah pertama yang ada di Prancis.

    Di buka per Sabtu, 5 September 2015, waktu setempat, NoorAssur sudah didatangi lebih dari 3 ribu nasabah. Hal ini membuat penggagas NoorAssur Sonia Mariji optimistis akan perkembangan perbankan dan keuangan syariah di Prancis, meskipun masih dirudung Islam phobia pasca-tragedi penembakan kantor majalah Charlie Hebdo.

    “Bank ini menjawab penantian panjang warga Paris terhadap layanan perbankan syariah,” ujar Mariji, seperti yang dilansir Le Figaro, Sabtu, 5 September 2015, waktu setempat. Pada 2016, 20 kantor cabang akan dibuka merata di seluruh Prancis.

    Konsep syariah yang ditawarkan Mariji tak berbeda seperti konsep keuangan syariah pada umumnya. NoorAssur tak menganut sistem bunga, melainkan menggunakan sistem bagi hasil untuk para nasabahnya.

    “Kami tawarkan alternatif pelayanan tak khusus untuk muslim saja,” ujarnya. Mariji mengklaim dari 3 ribu nasabah yang sudah terdaftar, sekitar 300 nasabah tak memeluk Islam. Pun dari dana yang terhimpun sebesar US$ 7,8 juta, US$ 390 ribu di antaranya berasal dari dana perusahaan.

    NoorAssur sebenarnya sudah eksis sejak 2012 secara online. Namun, baru tahun ini mereka dapat mengoperasikan layanan offline. Tak hanya perbankan, NoorAssur juga melayani layanan takaful (asuransi), tabungan pernikahan, tabungan pendidikan, tabungan bangun rumah, dana pensiun, dan investasi.

    LE FIGARO | ANDI RUSLI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.