Garuda Sabet 4 Penghargaan di BUMN Marketeers Awards 2015

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja tengah melakukan perawatan pada sebuah pesawat di Garuda Maintenance Facilities (GMF) Cengkareng, Tangerang, 24 Februari 2015. GMF AeroAsia berhasil mempertahankan sertifikat approval Aircraft Maintenance Organization (AMO) EASA usai renewal audit pada 19-23 Januari 2015. Tempo/Tony Hartawan

    Pekerja tengah melakukan perawatan pada sebuah pesawat di Garuda Maintenance Facilities (GMF) Cengkareng, Tangerang, 24 Februari 2015. GMF AeroAsia berhasil mempertahankan sertifikat approval Aircraft Maintenance Organization (AMO) EASA usai renewal audit pada 19-23 Januari 2015. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Garuda Indonesia berhasil meraih sekaligus empat penghargaan dalam BUMN Marketeers Awards 2015. Yakni Special Award The Best New Wave Marketing, Gold Award for Strategic Marketing, Silver Award for Tactical Marketing dan The 6 Best Chief Marketing Officer.

    Penghargaan-penghargaan tersebut diserahkan oleh Staf Khusus Menteri BUMN Riza Primadi, disaksikan oleh Founder & CEO MarkPlus Inc. Hermawan Kartajaya dan diterima Direktur Niaga Garuda Indonesia Handayani.

    Direktur Niaga Garuda Indonesia Handayani mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dan bukti kerja keras seluruh karyawan Garuda. Selain itu, katanya, wujud komitmen Garuda dalam melihat marketing sebagai salah satu kekuatan dalam melanjutkan pertumbuhan Garuda yang sudah dicapai pada semester I.

    "Di samping itu, situasi perlambatan ekonomi nasional maupun global justru menjadi peluang bagi perusahaan untuk menghasilkan produk-produk inovatif dan unik sehingga tetap bisa meningkatkan profit perusahaan," kata Handayani, Sabtu, 5 September 2015.

    Penghargaan tersebut diberikan kepada BUMN-BUMN yang dinilai berhasil dalam perumusan dan penerapan berbagai strategi pemasaran perusahaan di tengah situasi persaingan bisnis yang semakin meningkat saat ini.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.