BPBD: 17 Hotspot Terdeteksi di Kalimantan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara kebakaran lahan di kawasan Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Senin, 27 Juli 2015. Data dari satelit Terra Aqua memperlihatkan ada 62 titik sebaran hot spot dan asap di Provinsi Sumatera Selatan. ANTARA/Nova Wahyudi

    Foto udara kebakaran lahan di kawasan Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Senin, 27 Juli 2015. Data dari satelit Terra Aqua memperlihatkan ada 62 titik sebaran hot spot dan asap di Provinsi Sumatera Selatan. ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Satelit NOAA-18 kembali mendeteksi 17 hotspot atau titik panas di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

    Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim Wahyu Widhi Heranata, Sabtu (5 September 2015), mengatakan ke-17 titik panas itu, terpantau pada Jumat (4 September 2015).

    "Citra Satelit NOAA-18 pada Jumat (4 September 2015), mendeteksi 17 titik panas di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara," ungkap Wahyu Widhi Heranata.

    Titik panas itu, kata Wahyu Widhi Heranata, lima terpantau di wilayah Provinsi Kalimantan Utara yakni, dua titik panas terdeteksi di Kabupaten Nunukan dan tiga di Kabupaten Bulungan.

    Sementara, 12 titik panas yang terdeteksi di wilayah Kaltim, masing-masing tiga titik panas di Kabupaten Kutai Barat dan Kutai Kartanegara, empat terpantau di Kabupaten Paser dan dua titik panas di Kabupaten Mahakam Ulu.

    "Satelit Terra dan Aqua per 4 September 2015 blankspot atau tidak mendeteksi adanya titik panas," ujar Wahyu Widhi Heranata.

    Sebelumnya, yakni per 3 September 2015 melalui citra Satelit Aqua, terdeteksi 101 titik panas di wilayah Kaltim dan Kalimantan Utara.

    Di wilayah Kaltim, titik panas terbanyak yang terpantau melalui citras Satelit Aqua tersebut terdapat di Kabupaten Kutai Barat dengan 18 titik panas, kemudian di Kabupaten Kutai Timur terpantau 16 titik panas dan di Kabupaten Kutai Kartanegara terdapat 13 titik panas.

    Selanjutnya, sebanyak 13 titik panas juga terdeteksi di Kabupaten Berau, delapan titik panas terpantau di Kabupaten Mahakam Ulu serta masing-masing dua titik panas di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Paser.

    Di wilayah Provinsi Kalimantan Utara, terbanyak titik panas terdeteksi di Kabupaten Bulungan dengan 16 titik panas, sebanyak lima titik panas terpantau di Kabupaten Malinau, dua titik panas di Kabupaten Tana Tidung serta terdapat satu titik panas di Kabupaten Nunukan.

    Sementara, dari citra Satelit Terra pada Kamis (3/9) tersebut, hanya memantau 13 titik panas, yakni, satu titik panas berada di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara dan 12 diantaranya berada di wilayah Kaltim masing-masing, di Kabupaten Kutai Barat terdeteksi enam titik panas, lima titik panas di Kabupaten Berau serta satu di Kabupaten Kutai Kartanegara.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.