Mantan Bos KPK Jadi Komisaris Utama BTN

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2007 - 2011, yang juga pengacara dan ahli hukum, Chandra M. Hamzah. TEMPO/Praga Utama

    Mantan wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2007 - 2011, yang juga pengacara dan ahli hukum, Chandra M. Hamzah. TEMPO/Praga Utama

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Chandra M. Hamzah terpilih menjadi Komisaris Utama Bank Tabungan Negara (BTN). Pengangkatan Chandra diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 2 September 2015.

    Rapat ini digelar setelah Komisaris Utama BTN sebelumnya, Sukardi Rinakit, mengundurkan diri pada 4 Juni 2015. Kementerian Badan Usaha Milik Negara menyetujui pengangkatan Chandra untuk mengisi jabatan komisaris utama yang lowong.

    Direktur BTN Irman Alvian menyatakan keputusan penggantian susunan pengurus perseroan merupakan kewenangan pemegang saham. Pergantian kepengurusan ini bertujuan memperkuat struktur manajemen dalam menghadapi ketatnya persaingan serta ketidakpastian ekonomi global.

    Menurut Irman, dalam kondisi ekonomi seperti saat ini, dibutuhkan pengurus perseroan yang cakap dan berintegritas. "Kami yakin komisaris yang baru dapat membawa BTN menjadi lebih baik," katanya.

    Berikut ini jajaran komisaris baru BTN.

    Komisaris Utama: Chandra M. Hamzah
    Komisaris Independen: Kamaruddin Sjam
    Komisaris Independen: Arie Coerniadi
    Komisaris Independen: Catherinawati Hadiman
    Komisaris: Sumiyati
    Komisaris: Fajar Harry Sampurno
    Komisaris: Lucky Fathul Azis H.

    MAYA AYU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.