Rupiah Loyo, 101 Perusahaan Indonesia Ikuti Pameran di Cina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/David Gray

    REUTERS/David Gray

    TEMPO.CO, Jakarta - Di tengah melemahnya rupiah dan melambatnya ekonomi dunia, sebanyak 101 perusahaan Indonesia akan mengikuti pameran dagang China-ASEAN Expo di Nanning, Cina, pada 18-21 September mendatang.

    Atase Perdagangan KBRI Beijing Dandy S. Iswara mengatakan 101 perusahaan itu menampilkan aneka produk unggulan Indonesia, seperti makanan dan minuman, furniture, dekorasi rumah, fesyen dan aksesoris, serta barang-barang konsumsi.

    Pada ajang ini Indonesia juga akan memperkenalkan potensi investasinya dan Indonesia-Cina Chamber, kata Dandy.

    Dandy menekankan keikutsertaan Indonesia dalam CAEXPO 2015 memberikan peluang bagi Indonesia untuk lebih mengenal pasar Cina yang besar dan potensial, meski perekonomian Cina juga tengah melambat.

    Peluang ekspor ke Cina masih sangat besar, meski ekonomi Cina melemah. Justru ini saatnya, perusahaan Indonesia untuk meningkatkan ekspornya karena potensi pasar Cina sangat besar serta produk yang diimpor dari Indonesia sangat variatif, katanya.

    Cina menjadi salah satu mitra dagang terbesar Indonesia. Pada 2013 totak perdagangan kedua negara mencapai 52,4 miliar dolar AS dengan tingkat pertumbuhan rata-rata periode 2009-2013 sebesar 19,6 persen per tahun.

    Selama periode Januari hingga Juni 2014 tercatat ekspor Indonesia ke Cina  senilai 9,3 miliar dolar AS, sedangkan pada semester pertama 2014 tercatat 24,5 miliar dolar AS atau turun 3,21 persen dibandingkan 2013 yang mencapai 25,4 miliar dolar AS.

    Pada CAEXPO 2014, Indoensia memperoleh hasil transaksi dagang sebesar 5.263.343 dolar AS, termasuk hasil trial order dan juga retail. Nilai ini merupakan yang terbesar sepanjang sebelas tahun keikutsertaan Indonesia di CAEXPO.

    Jumlah itu naik 85,51 persen dibandingkan dengan 2013 yang mencatat hasil transaksi 2.837.300 dolar AS.

    Penyelenggaraan ke-12 CAEXPO 2015 menandai pula kerja sama maritim Cina-ASEAN, sehingga tema yang diambil pun bertajuk Jalur Sutra Maritim Abad 21.

    Wakil Menteri Perdagangan Cina Gao Yan mengatakan hubungan dan kerja sama Tiongkok dan ASEAN dari waktu-waktu terus meningkat.

    ASEAN adalah mitra dagang terbesar ketiga bagi Cina dan Cina adalah mitra dagang terbesar pertama bagi ASEAN, kata dia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.