BPS Optimistis Target Inflasi Tercapai, Dengan Catatan...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin optimistis target inflasi pemerintah bisa tercapai pada akhir tahun. Namun ia memberi catatan penting bila angka inflasi ingin di level empat persen (plus minus satu). “Selama tidak ada lonjakan harga, seperti kenaikan harga bahan bakar minyak, target bisa tercapai,” kata Suryamin di Kantor BPS, Jakarta, Selasa, 1 September 2015.

    Ia mencontohkan, inflasi tahun kalender 2011 dari Januari hingga Agustus sebesar 2,69 persen. Di akhir tahun inflasi mencapai 3,79 persen. Sepanjang 2011, kata Suryamin, pemerintah tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

    Baca: Bukan Ilusi, Naga Mini Hidup di Sekitar Kita

    Selain itu,  pemerintah diminta untuk menjaga stabilitas harga bahan makanan. Komponen terpenting yang mesti diperhatikan ialah harga daging. Hari Raya Natal dan liburan akhir tahun, menurut Suryamin, diprediksi tidak akan berdampak besar terhadap inflasi. “Efek Natal biasanya tidak sebesar Lebaran.”

    BPS meliris inflasi Agustus 2015 mencapai 0,39 persen. Secara year on year inflasi berada di level 7,18 persen dengan inflasi tahun kalender sebesar 2,29 persen. Sedangkan inflasi inti year on year mencapai 4,92 persen. Pada bulan  Juli, inflasi mencapai 0,93 persen.

    Simak:Ustaz Pondok Pesantren Dibunuh Tamu Misterius

    Suryamin mengatakan rendahnya inflasi Agustus karena adanya deflasi di sektor biaya transportasi. Hal ini berdampak kepada komponen lainnya. “Inflasi Agustus ini merupakan yang terendah dalam lima tahun terakhir,” ucap dia. Sementara itu, melemah nilau tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dinilai tidak berpengaruh besar terhadap inflasi.

    Lebih lanjut, komponen terbesar penyumbang inflasi pada Agustus, ucap Suryamin, berasal dari kelompok pengeluaran pendidikan, rekreasi, dan olahraga (1,72 persen). Kedua ditempati oleh kelompok bahan makanan, yaitu sebesar 0,91 persen, yang didominasi oleh sayur-sayuran. Tingginya kelompok pendidikan lantaran pada Agustus terjadi masa penerimaan siswa baru.

    Baca Juga:Ibu Ini Rampok 3 Bank dalam 30 Menit demi Biaya Pesta Anak

    Deputi Bidang Stasistik distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo memprediksi inflasi di September relatif tidak akan meleset terlalu jauh dari Agustus. Untuk menjaga angka inflasi di bawah satu persen, pemerintah mesti memperhatikan harga beras dipasaran.

    ADITYA BUDIMAN

    Berita Menarik:Neelam Gill , Inikah Pacar Baru Zayn Malik?

                          Habis Ribut, Dor! Tentara Itu Tewas, Polisi-TNI Tegang Lagi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?