Tips Mengelola Kas Kecil bagi Perusahaan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dengan Petty Cash Card, dapat dilakukan penentuan limit transaksi masing-masing cabang / unit tanpa perlu mengeluarkan dana anggaran di awal.

    Dengan Petty Cash Card, dapat dilakukan penentuan limit transaksi masing-masing cabang / unit tanpa perlu mengeluarkan dana anggaran di awal.

    INFO BISNIS - Kas kecil merupakan salah satu komponen transaksi perusahaan yang cukup penting bagi perusahaan, khususnya bagi perusahaan yang memiliki cakupan wilayah operasional yang luas melalui jaringan cabang atau unit di banyak wilayah. Pengelolaan kas kecil meliputi penyaluran dan rekonsiliasi pertanggungjawaban transaksi yang harus dilakukan secara ketat sesuai aturan tanpa mempersulit penggunaan kas kecil itu sendiri di lapangan.

    Tantangan umum yang ada saat ini adalah bagaimana prinsip keuangan perusahaan dapat sejalan dengan aktifitas pengelolaan kas kecil. Issue dana yang tidak optimal terpakai di masing-masing cabang / unit (idle fund) yang berdampak pada menipisnya posisi likuiditas dana induk, hilangnya sebagian potensi pendapatan dari bunga, dan kebocoran kas kecil karena kurang efektifnya alat pendukung pengawasan, merupakan pekerjaan rumah yang terkadang sulit bagi kebanyakan perusahaan.

    Sebagai one stop solution partner bagi banyak perusahaan, Bank Mandiri menghadirkan layanan Petty Cash Card yang merupakan layanan pemusatan rekening kas kecil yang dapat dipadukan dengan kartu debit sebagai media untuk bertransaksi. Menurut Senior Product Manager Cash Management Departement Bank Mandiri, Clint Buyung Perdana, layanan ini akan mempermudah pengelolaan kas kecil perusahaan di masing-masing cabang / unit yang tersebar.

    Kata Clint, dengan menggunakan Petty Cash Card ini, dapat dilakukan penentuan limit transaksi masing-masing cabang / unit tanpa perlu mengeluarkan dana anggaran di awal. Penggunaan alternatif kartu debit sebagai media bertransaksi akan membantu transaksi operasional cabang / unit menjadi lebih mudah dan aman. “Jadi tidak perlu lagi menyimpan dana tunai di cabang atau unit perusahaan, karena seluruh transaksi dapat dilakukan di seluruh jaringan bank seperti ATM dan EDC yang tersebar luas dari Sabang sampai Merauke,” katanya.

    Ia juga menyampaikan upaya Bank Mandiri dalam berinovasi dan memperkuat serta memperluas jaringan elektronik ATM dan EDC, merupakan salah satu komitmen untuk mendukung terciptanya komunitas transaksi non tunai yang aman, nyaman, transparan dan modern bagi Indonesia. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.