Aceh Besar Mendapat Duit Rp 400 Juta di Expo Ternak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sapi. ANTARA/Herka Yanis Pangaribowo

    Ilustrasi sapi. ANTARA/Herka Yanis Pangaribowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabupaten Aceh Besar berhasil meraih kembali gelar juara umum pada Expo Ternak ke-6 tingkat Provinsi Aceh, yang berlangsung di Kabupaten Aceh Tengah, 21-23 Agustus 2015.

    "Alhamdulillah Aceh Besar berhasil mempertahankan prestasi pada Expo tingkat provinsi yang digelar di Aceh Tengah," kata Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Aceh Besar Ahmad Tarmizi di Banda Aceh, Minggu, 23 Agustus 2015.

    Ia mengatakan, pada tahun sebelumnya, Kabupaten Aceh Besar juga keluar sebagai juara umum pada Expo ternak tingkat provinsi.

    Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Aceh Tengah Rahmandi, selaku ketua pelaksana, mengatakan Expo Ternak merupakan kegiatan promosi dan ajang memotivasi peternak untuk memodernisasi usaha peternakan yang telah ditetapkan pemerintah Aceh sebagai agenda tahunan. "Expo ternak ini diikuti seluruh kabupaten/kota di Aceh," katanya.

    Adapun jenis ternak yang mengikuti Expo Ternak Tingkat Provinsi Aceh, yang berlangsung di daerah dataran tinggi Gayo, itu adalah jenis ternak hasil inseminasi buatan (IB), yakni kategori sapi Bali, sapi simental, sapi brahman, sapi limousine, dan sapi hasil IB untuk kategori bebas.

    Sedangkan ternak yang bukan hasil inseminasi buatan adalah untuk kategori kerbau, kuda Gayo, dan sapi Aceh, yang merupakan sumber daya genetik ternak lokal yang harus dipertahankan dan dikembangkan.

    Expo Ternak ke-6 yang diikuti 162 ternak dari seluruh daerah di provinsi ujung paling barat Indonesia itu memperebutkan total hadiah Rp 400 juta.

    Sedangkan untuk perhelatan pacuan kuda tradisional Gayo tahun 2015 diikuti 330 ekor kuda yang berasal dari tiga kabupaten serumpun, yakni Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.

    Adapun 330 ekor kuda yang ikut perlombaan dengan total hadiah Rp 252 juta itu terdiri atas 198 ekor dari Aceh Tengah, 89 ekor dari Bener Meriah, dan 43 ekor dari Gayo Lues.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.