Pertamina Siap Pasok Pertalite di Samarinda & Balikpapan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tidak hanya kendaraan roda dua, sejumlah pengendara roda empat juga mencoba bahan bakar baru jenis PERTALITE saat penjualan perdana di SPBU Lempuyangan, Yogyakarta, 14 Agustus 2015. Dalam satu liternya, Pertalite dijual dengan harga Rp. 8.400,00. TEMPO/Pius Erlangga

    Tidak hanya kendaraan roda dua, sejumlah pengendara roda empat juga mencoba bahan bakar baru jenis PERTALITE saat penjualan perdana di SPBU Lempuyangan, Yogyakarta, 14 Agustus 2015. Dalam satu liternya, Pertalite dijual dengan harga Rp. 8.400,00. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertamima Marketing Operation Region VI Kalimantan akan segera meluncurkan bahan bakar jenis baru, yakni Pertalite, di Balikpapan dan Samarinda dalam waktu dekat.

    Senior Supervisor External Relation Pertamina MOR VI Andar Titi Lestari memperkirakan pasokan Pertalite akan tersedia mulai 7 September mendatang di sejumlah SPBU yang ditunjuk. 

    “Tahap awal baru tersedia di Balikpapan dan Samarinda. Peluncurannya akan disertai dengan uji pasar dengan menggandeng komunitas otomotif,” tutur Andar, Minggu (23 Agustus 2015). 

    Menurutnya, pendistribusian Pertalite akan dilakukan terhadap SPBU yang telah matang kesiapan infrastrukturnya. Dia berpendapat penyediaan Pertalite di SPBU bisa saja tak perlu mengeluarkan modal lagi. 

    “Karena bisa pakai infrastruktur yang sudah ada, jadi bisa jadi tidak perlu investasi lagi untuk menyediakan infrastrukturnya,” sambungnya. 

    Seperti yang diberitakan, bahan bakar minyak dengan RON 90 ini pertama kali diluncurkan di beberapa wilayah di Jawa pada 24 Juli silam. Adapun kehadirannya di Kalimantan, sebelumnya Pertamina menyatakan masih menunggu hasil uji pasar di Jawa.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.