Kemenperin Alihkan Anggaran Gula untuk Industri Agro

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah buruh mengangkut tebu hasil panen untuk dikirim ke pabrik gula saat musim giling perdana tahun ini di kelurahan Kedungkandang, Malang, Jawa Timur, Selasa (29/5). ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    Sejumlah buruh mengangkut tebu hasil panen untuk dikirim ke pabrik gula saat musim giling perdana tahun ini di kelurahan Kedungkandang, Malang, Jawa Timur, Selasa (29/5). ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggaran Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk revitalisasi pabrik gula PT Perkebunan Nusantara III dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin), yang tidak terserap rencananya akan dialihkan untuk kegiatan di industri agro.

    "Itu akan dialihkan untuk kegiatan industri agro, seperti penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) di bidang agro, karena memang ada beberapa kegiatan yang belum terakomodir," kata Sekretaris Jenderal Kemenperin Syarif Hidayat di Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2015.

    Selain untuk program SNI, lanjut Syarief, anggaran senilai Rp 153,2 miliar tersebut juga akan digunakan untuk pengolahan tepung beras.

    Terkait dengan pengalihan anggaran ini, tambah Syarif, Kemenperin telah berkoordinasi dengan Komisi VI DPR dan akan menyurati kembali perihal progres pengalihan tersebut.

    Diketahui, kegiatan revitalisasi pabrik gula melalui bantuan langsung peralatan industri gula sebesar Rp 153,2 miliar tidak dapat dilaksanakan.

    Hal tersebut dikarenakan BUMN calon penerima Penyertaan Modal Negara (PMN) yakni PTPN III menolak PMN dari Kemenperin karena sudah menerima anggaran PMN dari Kementerian BUMN yang bersumber dari APBNP 2015.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?