Pelabuhan Tianjin Meledak, BMW Alihkan Impor ke Shanghai  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana lokasi kejadian ledakan besar yang terjadi di Binhai New Area, Tiongkok. Sebuah gudang penyimpanan bahan kimia meledak, dan menewaskan puluhan orang. Bencana mengerikan ini terjadi pada 12 Agustus 2015, di Tianjin, Tiongkok, 15 Agustus 2015. Getty Images

    Suasana lokasi kejadian ledakan besar yang terjadi di Binhai New Area, Tiongkok. Sebuah gudang penyimpanan bahan kimia meledak, dan menewaskan puluhan orang. Bencana mengerikan ini terjadi pada 12 Agustus 2015, di Tianjin, Tiongkok, 15 Agustus 2015. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan otomotif Jerman, BMW, mengalihkan pelabuhan utama ke Shanghai untuk mengimpor kendaraannya ke Tiongkok setelah ledakan yang merusak fasilitas-fasilitas pelabuhan di Tianjin. (Lihat Video Tragedi Tianjin, Pemerintah Cina Turunkan 217 Tim Ahli )

    Sekitar 2.000 kendaraan setiap pekan yang biasanya diberangkatkan melalui Tianjin telah diarahkan ke Shanghai, yang biasanya menangani sekitar 10 ribu kendaraan setiap minggu," kata BMW, Senin, 17 Agustus 2015. 

    Karena akses ke fasilitas-fasilitas di radius 3 kilometer dalam zona ledakan masih diblokir, BMW tidak bisa memperkirakan berapa banyak mobil di Tianjin yang rusak.

    Perusahaan menyatakan kerusakan mobil-mobil di sana sudah ditanggung asuransi.

    Seperti dilansir kantor berita Reuters, BMW juga menyatakan pabrik di Shenyang beroperasi normal.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?