Evakuasi Korban Trigana Air, Papua Siapkan 24 Ambulans  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas penyelamat mencari korban dan black box pesawat Trigana Air yang jatuh di Pegunungan Bintang, Papua, 18 Agustus 2015. AP

    Petugas penyelamat mencari korban dan black box pesawat Trigana Air yang jatuh di Pegunungan Bintang, Papua, 18 Agustus 2015. AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 24 ambulans disediakan oleh Pemerintah Provinsi Papua untuk mengevakuasi korban pesawat Trigana Air yang jatuh di Kabupaten Pegunungan Bintang.

    "Pada Selasa malam, kami sudah siagakan 24 mobil ambulans keliling di Bandara Sentani, untuk mengevakuasi jenazah korban pesawat Trigana," kata Kepala Dinas Kesehatan Papua Aloysius Giyai, di Jayapura, Rabu 19 Agustus 2015.

    Dia mengatakan 24 mobil ambulans itu dikoordinir langsung oleh tim pusat krisis (crisis center) Dinas Kesehatan Papua.

    Dinas Kesehatan Papua menyediakan ambulans itu dari berbagai rumah sakit yang ada di Jayapura. Di antaranya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abepura tiga mobil ambulans, Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebanyak lima mobil ambulans dan dari rumah sakit swasta di Jayapura.

    Selain itu, RS Bhayakara Jayapura dan Basarnas juga menyiapkan mobil ambulans sehingga jumlah totalnya sebanyak 24 mobil ambulans. "Saya punya staf dalam tim crisis center yang telah siap 24 jam di Bandara Sentani untuk evakuasi korban, dan mereka rutin memberikan informasi terkini menyangkut kondisi korban ke saya selaku kepala Dinas Kesehatan Papua," tuturnya.

    Mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Abepura ini menambahkan, peralatan kesehatan penunjang lainnya untuk evakuasi korban sudah siap dan aman.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?