Lagi, 38 Kapal Illegal Fishing Ditenggelamkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Api dan asap keluar dari lambung kapal nelayan asing pelaku ilegal fishing yang ditenggelamkan di perairan Bitung, Sulawesi Utara, 20 Mei 2015. Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama TNI Angkatan Laut (AL) melakukan penenggelaman puluhan kapal ikan ilegal di sejumlah daerah di Indonesia. ANTARA FOTO

    Api dan asap keluar dari lambung kapal nelayan asing pelaku ilegal fishing yang ditenggelamkan di perairan Bitung, Sulawesi Utara, 20 Mei 2015. Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama TNI Angkatan Laut (AL) melakukan penenggelaman puluhan kapal ikan ilegal di sejumlah daerah di Indonesia. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 38 kapal pelaku illegal fishing ditenggelamkan guna memberikan efek jera sekaligus menandai kedaulatan laut Indonesia.

    Penenggelaman kapal-kapal tersebut dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan TNI AL, TNI AL, Polri, Kejaksaan Agung dan instansi terkait lainnya.

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan penenggalaman kapal pelaku illegal fishing dilakukan mengacu pada pasal 76 A UU No.45/2009 tentang Perikanan.

    “Dapat dirampas untuk negara atau dimusnahkan setelah mendapatkan persetujuan ketua pengadilan negeri dan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap,” ujarnya dalam siaran pers, Selasa, 18 Agustus 2015.

    Penenggelaman kapal dilakukan secara bersama-sama di berbagai lokasi yang berbeda pada 18 Agustus 2015. Sebanyak 15 kapal ditenggelamkan di Pontianak, 8 kapal di Bitung, 3 kapal di Belawan, 5 kapal di Ranai, 3 kapal di Tarempa, 4 kapal di Tarakan.

    Kapal-kapal tersebut ditenggelamkan dengan menggunakan dinamit berdaya ledak rendah, agar kondisi kapal tetap terjaga dan dapat berfungsi menjadi rumpon di lokasi penenggalaman.

    Dengan demikian, pada gilirannya, bangkai kapal bekas pelaku kejahatan pencurian ikan tersebut dapat menjadi habitat baru bagi ikan-ikan di kawasan perairan tempat kapal ditenggelamkan.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.