Tak Jadi Menteri, Rachmat Gobel Masih Blusukan ke Pasar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rahmat Gobel bersalaman dengan Thomas Lembong dalam acara Serah Terima Jabatan Menteri Perdagangan di gedung Kementrian Perdagangan, Jakarta, 12 Agustus 2015. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Rahmat Gobel bersalaman dengan Thomas Lembong dalam acara Serah Terima Jabatan Menteri Perdagangan di gedung Kementrian Perdagangan, Jakarta, 12 Agustus 2015. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Tak lagi menjabat sebagai Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel masih blusukan ke pasar. Kali ini dia mengajak penggantinya, Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong, blusukan ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

    Gobel datang di pasar sayur dan buah terbesar di Indonesia itu sekitar pukul 15.30. "Mau silaturahmi saja," kata dia, Rabu, 18 Agustus 2015.

    Sewaktu masih menjadi menteri selama sepuluh bulan terakhir, Gobel beberapa kali mengunjungi pasar ini. "Saya kan sering ke sini, mengecek harga dan berkomunikasi dengan pedagang." Terakhir kali Gobel datang sepekan sebelum Hari Raya Idul Fitri.

    "Ya walau sudah tak jadi menteri, tapi silaturahmi tidak boleh putus,” ujarnya. “Makanya saya mau ngenalin menteri yang baru supaya dekat dengan pedagang."

    Pada kesempatan itu Gobel berpesan kepada Lembong agar bisa melanjutkan program kerja Kementerian Perdagangan yang dirancang. "Menteri baru harus rajin turun ke bawah," ujarnya.

    Selain berniat memperkenalkan menteri baru ke pedagang, Gobel yang juga bos perusahaan elektronik Panasonic itu menggelar perayaan 17 Agustus di Pasar Induk Kramat Jati. "Karena saya sudah dekat dengan pedagang, sekalian saja saya bikin acara di sini. Pabrik saya juga kan dekat dari sini."

    Sejumlah lomba seperti panjat pinang dan acara hiburan diadakan di pelataran pasar tersebut. Para pedagang dan kuli angkut pasar yang ikut lomba itu tampak membawa sejumlah hadiah berupa kipas angin bermerek Panasonic.

    PRAGA UTAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.