Pekan Depan Harga Daging Bakal Turun?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja memotong sapi di Rumah Pemotongan Hewan Ciroyom, Bandung, Jawa Barat, 13 Agustus 2015. RPH mulai melakukan pemotongan sekitar 50 ekor sapi untuk kebutuhan masyarakat setelah selama 4 hari kemarin para pedagang daging berhenti berjualan. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Pekerja memotong sapi di Rumah Pemotongan Hewan Ciroyom, Bandung, Jawa Barat, 13 Agustus 2015. RPH mulai melakukan pemotongan sekitar 50 ekor sapi untuk kebutuhan masyarakat setelah selama 4 hari kemarin para pedagang daging berhenti berjualan. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO , Jakarta: Harga daging sapi yang masih tinggi diperkirakan menurun sekitar pekan depan. Rumah potong hewan (RPH) dan feedlots (penggemukan sapi) berencana untuk menurunkan harga jual.

    "Sekarang sekitar Rp 38 - 40 ribu per kilogram di RPH. Feedlot juga rencananya akan menurunkan besok atau lusa," kata Staf Khusus Menteri Pertanian Syukur Iwantoro kepada Tempo pada Ahad, 16 Agustus 2015. Mantan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan ini mengaku mendapat informasi dari pedagang. 

    Namun, Ketua Asosiasi Produsen Daging Dan Feedlot Indonesia Joni Liano, belum menglonfirmasi berita ini. Ia tak mengangkat telepon maupun membalas pesan pendek terkait penurunan harga ini.

    Sebagai informasi, sejak pekan lalu, harga karkas di RPH dan feedlot berkisar pada angka Rp 76-90 ribu. Selain harga mahal, para pemilik pemotongan ini juga membatasi jumlah daging yang dikeluarkan dengan dalih untuk menjaga stok. Sebab, untuk kuartal III 2015 ini, impor sapi hanya dibatasi 50 ribu ekor.

    Karena pasokan sedikit dan harga mahal, pedagang daging sapi pun ijkt menaikkan harga jual mereka. Di pasar-pasar Jabodetabek, harga daging per kilogram mencapai Rp 130 ribu. Menghadapi situasi ini, pemerintah telah melancarkan sejumlah aksi seperti menggelar operasi pasar daging murah, hingga mengimpor 50 ribu ekor sapi dari Australia untuk membuat harga kondusif.

    Kedua kegiatan ini dilakoni oleh Perum Bulog. Adapun sapi impor baru ini diperkirakan akan mulai beredar pada  September awal mendatang.

    URSULA FLORENE SONIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.