Bukopin Luncurkan Uang Elektronik, Anggarkan Rp40 Miliar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bank Bukopin. ANTARA/HO

    Bank Bukopin. ANTARA/HO

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Bukopin Tbk siap meluncurkan produk uang elektronik berbasis kartu atau chip dalam waktu dekat.

    Direktur Pengembangan Bisnis dan Informasi Teknologi Bank Bukopin Adhi Brahmantya mengatakan perseroan saat ini sedang dalam tahap ujicoba.

    "Di kuartal IV tahun ini akan kami luncurkan dan kami kembangkan sendiri sistemnya," ujarnya di Jakarta, Kamis (13 Agustus 2015).

    Adhi mengatakan untuk membangun platform uang elektronik, perseroan menyediakan anggaran sekitar Rp40 miliar.

    "Dana tersebut untuk aplikasi, security, dan kartunya," ujar Adhi.

    Adapun Bank Bukopin menganggarkan belanja modal (capital expendicture/capex) sekitar Rp 125 miliar sepanjang tahun ini untuk penambahan jaringan, anjungan tunai mandiri (ATM), dan untuk core banking e-money.

    Nantinya, uang elektronik milik Bank Bukopin ini berupa prepaid card yang dapat digunakan di Halte Transjakarta.

    Saat ini bank yang telah memiliki platform uang elektronik yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, dan PT Bank Mega Tbk.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.