Kadin Siap Bantu Tim Ekonomi Ciptakan Harapan Positif

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rosan P. Roeslani. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Rosan P. Roeslani. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perbankan dan Finansial Rosan Roeslani siap menjalin kerja sama dengan para menteri baru hasil perombakan kabinet (reshuffle) yang dilakukan Presiden Joko Widodo.

    "Kadin siap bekerja sama membantu tim ekonomi yang baru. Selamat untuk para tokoh yang terpilih," kata Rosan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (12 Agustus 2015).

    Rosan menyambut positif pengumuman "reshuffle" enam menteri dan pejabat setingkat menteri tersebut karena isu perombakan kabinet telah menjadi rumor dalam dua bulan terakhir dan menciptakan rasa ketidakpastian di kalangan pengusaha.

    Menurut dia, perubahan konfigurasi kabinet yang telah dilakukan oleh Presiden memperlihatkan bahwa pemerintah secara serius mau membenahi berbagai permasalahan internal yang mengganggu laju perekonomian nasional.

    "Itu pesan yang sangat penting bagi dunia usaha saat ini. Setidaknya menyurutkan ketidakpastian dan rumor yang ada selama ini," ujar Rosan.

    Rosan bahkan memberikan apresiasi atas penunjukan Darmin Nasution sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian karena figur tersebut merupakan ekonom ternama yang telah memiliki berbagai pengalaman di pemerintahan.

    "Indonesia sangat butuh ekonom berkelas dunia. Kalau tidak, berbagai reformasi yang dilakukan di bidang ekonomi bisa tumpang-tindih atau tidak konsisten. Figur Pak Darmin sebagai ekonom senior berpengalaman di perpajakan dan moneter, pastinya menciptakan harapan positif," ungkapnya.

    Presiden Joko Widodo telah mengganti dua pos menteri dalam bidang ekonomi, yaitu Darmin Nasution menggantikan Sofyan Djalil yang dirotasi ke Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Thomas Lembong yang dipercaya sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Rachmat Gobel.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.