Datang ke Kantor, Ini Kata Menteri Baru Thomas Lembong

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rahmat Gobel bersalaman dengan Thomas Lembong dalam acara Serah Terima Jabatan Menteri Perdagangan di gedung Kementrian Perdagangan, Jakarta, 12 Agustus 2015. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Rahmat Gobel bersalaman dengan Thomas Lembong dalam acara Serah Terima Jabatan Menteri Perdagangan di gedung Kementrian Perdagangan, Jakarta, 12 Agustus 2015. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Thomas Tri Kasih Lembong masih irit bicara terkait program kerjanya ke depan. Pengganti Rachmat Gobel ini kerap mengelak menjawab pertanyaan seputar rencana-rencananya.

    “Nanti ya, biar saya rapat pimpinan dulu sama eselon I,” kata dia di depan Gedung Utama Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada Kamis, 13 Agustus 2015.

    Pada hari pertama sebagai menteri, Tom--sapaan akrab Thomas Lembong--tiba pukul 09.00 pagi menggunakan batik Pekalongan berwarna cokelat dan bawahan celana bahan hitam. Tom menggunakan mobil dinas Toyota Camry berpelat nomor RI 32.

    Baca:

    RESHUFFLE KABINET: Soal Ini Jokowi Kalahkan Gus Dur & SBY!
    RESHUFFLE KABINET: Pram Masuk, Tapi Mega Gagal Gusur Rini?

    Tom, di hadapan Rachmat Gobel, mengatakan akan memprioritaskan keberlanjutan program kerja Kementerian Perdagangan yang sudah dirintis sebelumnya. Ia mengapresiasi kinerja jajaran kementerian selama ini dan akan berupaya menyokong kesuksesan kerja kementerian di masa depan.

    Gobel juga meminta media untuk tak terburu-buru mencerca Tom karena penggantinya ini belum benar-benar mulai bekerja. "Tak bijak kalau ditanya sekarang. Kasih dia waktu satu-dua hari dulu," kata pemilik PT Panasonic Gobel.

    URSULA FLORENE SONIA

    Baca juga:
    RESHUFFLE KABINET: Pram Masuk, Tapi Mega Gagal Gusur Rini?
    Evan Dimas di Spanyol: Klub Promosi Divisi II, Ini Rapornya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.