Daging Sapi Mahal, Menteri Susi: Ayo Makan Ikan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, utarakan kekecewaannya terkait tidak ditenggelamkannya kapal pencuri ikan, di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, 23 Maret 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, utarakan kekecewaannya terkait tidak ditenggelamkannya kapal pencuri ikan, di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, 23 Maret 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat pasokan daging sapi di pasar langka dan mahal, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi ikan. "Jelas dong, ikan bisa gantikan daging yang kini langka," ujar Susi di kantornya, Selasa, 11 Agustus 2015.

    Susi mengatakan mahalnya harga daging sapi yang mencapai Rp 140 ribu per kilogram ini adalah kesempatan bagi sektor perikanan. Harga jual ikan yang lebih murah dibanding daging, kata Susi, bisa mendongkrak konsumsi ikan di masyarakat. "Nelayan juga jadi senang banyak yang beli ikan," ujar Susi.  

    Sejak sepekan terakhir, terjadi kenaikan harga daging yang cukup drastis. Kenaikan ini diduga disebabkan pemogokan sejumlah pedagang daging sapi yang menahan pasokan daging.

    DEVY ERNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.