Google Bikin Perusahaan Baru: Alphabet  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Forbes baru-baru ini mengeluarkan daftar biliuner muda di bawah 40 tahun. Larry Page, salah satu pendiri Google ini baru berusia 39 tahun. Namun ia memiliki jumlah kekayaan yang fantastis, sebesar US$23 miliar atau sekitar Rp 225,4 triliun. Mashable.com

    Forbes baru-baru ini mengeluarkan daftar biliuner muda di bawah 40 tahun. Larry Page, salah satu pendiri Google ini baru berusia 39 tahun. Namun ia memiliki jumlah kekayaan yang fantastis, sebesar US$23 miliar atau sekitar Rp 225,4 triliun. Mashable.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Google memutuskan membentuk struktur baru operasi bisnis dengan membentuk perusahaan baru bernama Alphabet. Perusahaan baru ini nantinya akan menaungi sejumlah lini produk Google yang sudah ada sebelumnya, termasuk Google sebagai produk mesin pencari. Kelahiran Alphabet merupakan babak baru dalam perjalanan Google.

    Dalam keterangan resmi di blog Google, Lary Page yang menduduki CEO Alphabet menyatakan  pembentukan Alphabet bertujuan agar operasi bisnis yang selama ini mereka jalankan menjadi lebih jelas dan lebih akuntabel. “Karena itu kami menciptakan sebuah perusahaan baru, bernama Alphabet,” tulis Lary Page.

    Sebagai Chief Executive Officer, Larry Page akan mengendalikan Alphabet bersama-sama dengan pendiri Google lainnya, Sergey Brin. Di Alphabet, Sergey akan menjabat sebagai presiden perusahaan. “Saya sangat bersemangat menjalankan Alphabet bersama Sergey,” katanya.

    Secara umum, kata Larry, Alphabet merupakan kumpulan dari beberapa perusahaan. Tentu saja, Google menjadi komponen yang terbesar di dalamnya. Alphabet akan mengumpulkan perusahaan-perusahaan yang tidak berhubungan langsung dengan internet, yang merupakan lini produk utama di Alphabet. Dengan demikian nantinya Google akan mempunyai struktur perusahaan yang lebih ramping dari sebelumnya.

    Larry mencontohkan sejumlah perusahaan yang tidak punya kaitan dengan internet seperti Life Sciences yang bekerja di bidang lensa kontak sensitif-glukosa, dan Calcio. Dengan keputusan tersebut, Larry optimistis unit bisnis yang selama ini tidak ada sangkut paut dengan internet bisa tumbuh secara mandiri.

    Alphabet juga akan mencakup X Lab, sebuah unit usaha yang akan menginkubasi usaha-usaha baru.  Ventures and Capital, dua unit Google lain, bakal menjadi bagian dari struktur baru Alphabet.

    Sejak awal, ketika mendirikan Google, Larry Page dan Sergey Brin tidak ingin membuat sebuah perusahaan yang besar.”Kami menginginkan perusahaan-perusahaan kecil yang dapat bersaing pada area yang mungkin terlihat sangat spekulatif dan aneh,” kata Larry Page.

    Larry mengatakan dia dan Brin melakukan banyak hal yang nampak gila pada waktu itu. Kini semua inisiatif gila itu: Google Maps, YouTube, Chrome, dan Android,  memiliki lebih dari satu miliar pengguna. “Dan kami tidak berhenti sampai di situ. Kami masih terus mecoba berbagai hal yang orang pikir gila, namun jadi titik ketertarikan kami,” tulis Page.

    IQBAL MUHTAROM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?