Menteri Susi Luncurkan Aplikasi Data Kapal Online

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, saat berada di Ruang Sidang Kabinet, Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 30 Maret 2015. Sidang membahas kenaikan harga bahan pokok, Polhukam, dan agenda kunjungan kerja Presiden Jokowi selama di luar negeri. TEMPO/Subekti

    Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, saat berada di Ruang Sidang Kabinet, Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 30 Maret 2015. Sidang membahas kenaikan harga bahan pokok, Polhukam, dan agenda kunjungan kerja Presiden Jokowi selama di luar negeri. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan meluncurkan produk inovasi E-Log Book yang memungkinkan pengisian log book dilakukan secara online. Log book merupakan buku harian kapal penangkapan ikan yang berisi data kapal perikanan, data alat penangkapan ikan, data operasi penangkapan ikan, dan data ikan hasil tangkapan.

    Kepala Badan Litbang KKP Achmad Purnomo mengatakan aplikasi E-Log Book merupakan aplikasi berbasis Android yang memudahkan nahkoda dalam mengisi log book. "Dengan begitu penggunaanya lebih mudah, cepat, dan akurat," ujar Achmad dalam acara peluncuran inovasi kelautan di kantornya, Rabu, 11 Agustus 2015.

    Proses pengisian log book saat ini masih dilakukan secara manual. Rumitnya format isian log book yang terdiri atas berbagai macam kolom, seperti jumlah tangkapan ikan, juga membuat awak buah kapal malas mengisi log book. "Adanya teknologi ini lebih memudahkan nahkoda dalam proses pengisian data kapal," ucap Achmad.

    Selain E-log book, Kementerian Kelautan juga meluncurkan aplikasi E-observer. Aplikasi ini memungkinkan para observer yang berada di kapal pengangkut ikan mengisi data secara online.

    Observer wajib ada di kapal pengangkut yang akan melakukan transhipment. Tugasnya mengawasi dan mengisi data kegiatan bongkar muat di tengah laut.

    "Dengan adanya E-observer ini memudahkan Kementerian Kelautan mendapatkan data secara cepat," ucap Achmad.

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berharap agar inovasi ini bisa diaplikasikan dengan mudah dan baik. "Kalau tidak bisa diakses ataupun tidak bisa dijalankan tidak akan memberikan manfaat," katanya.

    DEVY ERNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.