Bayar BPJS Kesehatan Tak Repot Lagi  

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bayar BPJS Kesehatan Tak Repot Lagi

    Bayar BPJS Kesehatan Tak Repot Lagi

    INFO BISNIS - Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan adalah program kesehatan nasional untuk semua warga negara Indonesia dengan cara membayar premi setiap bulan. Iuran wajib ini akan jatuh tempo setiap tanggal 10 setiap bulan.

    Karena itu, setiap menjelang tanggal tersebut, biasanya antrean panjang menjadi pemandangan di hampir semua kantor cabang bank dan ATM bank yang melayani pembayaran premi atau iuran BPJS Kesehatan. Sebab, semua peserta tidak ingin terkena denda sehingga berusaha membayar tepat waktu.

    JKN BPJS Kesehatan ini terus meningkat. Hingga 18 Mei 2015, BPJS Kesehatan mencatat pesertanya sudah mencapai 143 juta jiwa atau ada penambahan sebanyak 10 juta peserta dari data per akhir 2014 sebanyak 133,4 juta jiwa. Bahkan BPJS Kesehatan memperkirakan jumlah peserta akan menjadi 168 juta jiwa hingga akhir 2015.

    Melihat kenyataan ini, sebagai salah satu bank yang ditunjuk untuk menerima pembayaran iuran BPJS Kesehatan, Bank Mandiri mulai memikirkan cara untuk mengatasinya.  Bank Mandiri menerima pembayaran dari perorangan maupun perusahaan. Kini, setiap anggota BPJS Kesehatan yang sudah terdaftar dan pernah membayar minimal sekali tagihan di cabang, ATM, ataupun Internet banking dapat mengikuti layanan autodebit iuran BPJS Kesehatan yang disediakan semua cabang Bank Mandiri. Dengan mengikuti layanan autodebit ini, pada tanggal 5 setiap bulan, rekening nasabah akan terdebit secara otomatis sesuai jumlah tagihan iuran BPJS Kesehatan, dan nasabah akan mendapatkan notifikasi transaksi berhasil melalui e-mail.

    Caranya juga cukup mudah. Nasabah atau peserta BPJS Kesehatan tinggal mengisi surat kuasa di cabang, yang terdiri atas nomor rekening yang akan dikuasakan dan nomor VA yang akan dibayarkan. Notifikasi e-mail juga dapat diterima nasabah jika nasabah mengisi kolom e-mail pada surat kuasa. Setelah surat kuasa diisi maka efektif autodebit akan berjalan pada satu bulan berikutnya. Biaya administrasi bank per transaksi berhasil autodebit juga cukup murah, hanya Rp 2.500. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.