Enam Bulan Anjlok, Harga Minyak Dunia Perlahan Bangkit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kilang minyak Bashneft-Novoil terlihat saat matahari terbenam di luar Ufa, Bashkortostan, Rusia, 29 Januari 2015. REUTERS/Sergei Karpukhin

    Kilang minyak Bashneft-Novoil terlihat saat matahari terbenam di luar Ufa, Bashkortostan, Rusia, 29 Januari 2015. REUTERS/Sergei Karpukhin

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga minyak dunia menunjukkan kenaikan setelah merosot tajam sejak enam bulan lalu. Kenaikan dipicu oleh melemahnya dolar Amerika Serikat dan harga beberapa komoditas yang meningkat di pasaran Cina.

    "Diperkirakan harga stabil di level ini," ujar Olivier Jakob, Kepala Lembaga Konsultan Migas Swiss, Petromatrix, sebagaimana dilansir Reuters, Rabu, 5 Agustus 2015.

    Harga minyak mentah jenis Brent menguat 0,26 persen ke harga US$ 50,12 per barel pada pagi ini. Sejak Senin lalu, harga minyak di pasar ini merangkak naik.

    Harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) juga menguat ke level US$ 45,88 atau naik 0,31 persen. Sebelumnya, harga minyak di WTI tercatat anjlok paling dalam selama lima tahun terakhir.

    Jakob mengatakan saat ini faktor dominan agar harga minyak naik adalah pelemahan dolar. Sebab, dari segi permintaan Cina, perekonomian negara ini diramalkan masih melemah hingga beberapa waktu ke depan.

    Selain itu, putusnya embargo ekspor minyak Iran membuat suplai minyak mentah ke pasar global masih tinggi.

    ROBBY IRFANY | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.