Menteri Susi Gandeng Prancis Buat Satelit Pemantau Laut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti (kiri) dan Direktur Jenderal Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Sudirman Saad (kanan), memperlihatkan ikan hasil tangkapan pada Tradisi Mane'e di pulau Intata,  kabupaten kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, 7 Mei 2015. ANTARA FOTO/Fiqman Sunandar

    Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti (kiri) dan Direktur Jenderal Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Sudirman Saad (kanan), memperlihatkan ikan hasil tangkapan pada Tradisi Mane'e di pulau Intata, kabupaten kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, 7 Mei 2015. ANTARA FOTO/Fiqman Sunandar

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan, bekerja sama dengan pemerintah Perancis, meluncurkan proyek pengembangan infrastruktur oseanografi berbasis teknologi satelit atau Infrastructure Development  of Space Oceanography (Indeso). Indeso merupakan program yang didesain untuk memantau kondisi perairan Indonesia, termasuk biogeokimia dan ekosistem.

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan infrastruktur Indeso menjadi paradigma baru dalam pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan dan berdaya saing. "Infrastruktur observasi laut di Indonesia dibangun untuk memperkuat Indonesia sebagai negara maritim," ujar Susi dalam siaran pers yang diterima Tempo, Selasa, 4 Agustus 2015.

    Menteri Susi menjelaskan, infrastruktur Indeso didukung teknologi satelit radar, optis dan meteorologi, serta sistem observasi laut regional. Pemanfaatan satelit radar, kata Susi, diharapkan dapat membantu upaya mengelola perikanan yang berkelanjutan, melindungi kekayaan biodiversitas, dan meningkatkan pembangunan perekonomian masyarakat pesisir. "Bahkan dapat memantau dampak lingkungan yang diakibatkan perubahan iklim, sehingga kita lebih tepat dalam menentukan arah kebijakan untuk mitigasi bencana alam yang timbul dari fenomena ini," ujarnya.

    Teknologi dan sistem operasional oseanografi berbasis teknologi satelit ini dibangun dengan mengintegrasikan sains dan teknologi terbaru yang menghasilkan data serta informasi tentang kelautan. Di samping itu, Kementerian Kelautan juga mengembangkan Stasiun Bumi Radar dan Observasi Laut di Perancak, yang berguna mendeteksi kapal ilegal yang berlayar di wilayah Indonesia.

    DEVY ERNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.