Rupiah Melemah, Presiden Jokowi Pusing  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Nilai Tukar Rupiah. ANTARA/YUDHA/nz/11

    Ilustrasi Nilai Tukar Rupiah. ANTARA/YUDHA/nz/11

    TEMPO.CO, Makassar -Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar membuat Presiden  Joko Widodo atau Jokowi mengaku pusing . Melemahnya nilai tukar rupiah membuat pemerintah mesti bekerja ekstra keras untuk menjaga kestabilan ekonomi. "Saya yang pusing menjaga kondisi ini," ujar Jokowi di pelabuhan peti kemas di Soekarno - Hatta Makassar, Senin, 3 Agustus 2015. (Baca: Depresiasi Rupiah, Ketua DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat)

    Meski begitu, menurut Jokowi, kondisi saat ini justru membuat sejumlah eksportir untung. "Saya tetap optimis bahwa bahwa kondisi perlemahan rupiah bisa mendapatkan keuntungan terutama buat para eksportir, Senang tidak kalau dolar naik?" kata Jokowi. Pertanyaan yang dilontarkan Jokowi ini, langsung ditanggapi oleh para pengusaha eksportir secara serentak menjawab "Senang".

    Jokowi menyatakan senang dengan langkah Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo yang melakukan gebrakan dengan memanfaatkan peluang yang ada. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan mendorong peningkatan sektor ekspor sehingga perlemahan rupiah tidak begitu terasa di daerah tersebut. (Lihat Video: Gubernur BI: Permintaan Dolar Tinggi Lemahkan Rupiah)

    Senin kemarin Presiden Jokowi melepas 27 Komoditi ekspor yang akan dikirim ke 24 Negara. Nilai total ekspor itu mencapai Rp 1, 201 triliun.

    IIN NURFAHRAENI DEWI PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?